Extra Fan Mati, Mobil Menjadi Cepat Panas | Dokter Mobil
 
Posted by admin AC

Extra Fan Mati, Mobil Menjadi Cepat Panas

extra-fan-mati-mobil-menjadi-cepat-panas

extra-fan-mati-mobil-menjadi-cepat-panas

Inilah penyebab jika extra fan mati lalu mobil menjadi cepat panas. Bukan cuma pengemudi yang merasa panas ketika terjadi sesuatu pada komponen AC. Mesin pun dapat ikut-ikutan ngadat. Mogok misalnya, yang menjadi pemicu masalah adalah extra fan AC. Komponen yang harusnya berfungsi mempercepat pendinginan freon dengan mengeluarkan udara ke condensor itu tidak bekerja dengan maksimal. Akibatnya, freon di condensor tidak mengalami proses kondensasi dengan sempurna. Maka proses pendinginan ruangan (kabin mobil) pun terganggu.

Penggunaan kipas kontrol dan kipas elektrik suhu eletrik jauh lebih banyak digunakan oleh produsen mobil saat ini, karena kipas jenis ini jauh lebih efisien dan lebih menghemat BBM dibandingkan dengan kipas konvensional dan kipas berkopling, akan tetapi perlu juga kita pahami bahwa kipas ini juga memiliki kekurangan yang bila fatal bisa merusak mesin anda.

Kaitan antara tidak berfungsinya extra fan AC dan suhu mesin yang naik terjadi disebabkan adanya kedekatan letak antara radiator pendingin dan condensor AC. Ketika extra fan AC tidak bisa menghembuskan angin dingin dari udara luar, maka suhu condensor meningkat. Ketika itulah panas pada condensor juga terasa sampai ke (diserap) radiator. Radiator jadi otomatis panas. Inilah yang kemudian menjadikan mesin overheating.

Apabila mengalami hal tersebut, terpaksa untuk sementara waktu anda harus berkendara tanpa pendingin ruangan mobil. Matikan AC untuk mengatasi overheating. Dengan mematikan AC, maka radiator pun tidak akan menyerap panas yang timbul dari condensor. Solusi akhirnya tentu harus dengan melakukan perbaikan extra fan AC.

Beberapa tips perawatan yang mungkin dapat anda lakukan adalah:

  • Semua kerusakan pada kipas radiator elektrik umumnya berdampak pada ac mobil, karena sistem kerja ac mobil secara garis besar adalah sirkulasi suhu ruangan, sehingga ac mobil tidak bisa berkerja dengan maksimal bila tempratur mesin tidak normal dikarenakan kipas radiator rusak contohnya
  • Sering menambahkan air radiator mesin, tidak lupa mengisi air botol tambah radiator pas pada level full (jangan berlebih).
  • Sering mengecek suhu tekanan tempartur mesin jangan sampai lebih dari separuh pada panel indikator spidometer.
  • Jangan sering – sering menyalakan mesin mobil dan ac mobil ketika terpakir lama (kondisi mobil diam atau tidak bergerak), disebabkan mesin yang terpakir lama hanya mengandalkan tiupan dari kipas radiator, berbeda dengan mobil saat bergerak dimana tiupan angin yang masuk pada bagian depan radiator dapat membantu menuipkan dan mendinginkan suhu mesin.

“Apapun Mobilnya Dokter Mobil Dokternya”

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

About Author