Inilah kebiasaan yang menjadi penyebab kerusakan ac mobil | Dokter Mobil
 
Posted by admin Uncategorized

Inilah kebiasaan yang menjadi penyebab kerusakan ac mobil

kebiasaan-yang-merusak-ac-mobil

kebiasaan-yang-merusak-ac-mobil

Inilah kebiasaan yang menjadi penyebab kerusakan ac mobil. Bagi pemilik mobil yang masih ceroboh dan tidak melakukan servis, maka usia pakai suku cadang asli pun hanya bisa dinikmati dua sampai tiga tahun saja.

Sistem pendingin udara kabin mobil sesungguhnya memiliki umur yang panjang. Peranti tersebut sangat bergantung dengan perawatan dan penggunaan yang tepat. Jika Anda termasuk pemilik mobil yang melakukan perawatan AC mobil dengan rutin, bisa dipastikan pendingin kendaraan kesayangan Anda mampu bertahan hingga 10 tahun.

Bagi pemilik mobil yang masih ceroboh dan tidak melakukan servis, maka usia pakai suku cadang asli pun hanya bisa dinikmati dua sampai tiga tahun saja. Perhatikan kebiasaan buruk yang dilakukan pemilik terhadap AC mobilnya berikut ini.

Kebiasaan merokok. Pada saat AC berfungsi, kaca jendela terbuka cukup lama. Kebiasaan ini akan memberatkan kerja kompresor yang terus bekerja lantaran suhu di dalam kabin tidak mencapai temperatur ideal. Ditambah lagi kaca jendela dibuka dibarengi pengendara sembari merokok. Selain kompresor harus bekerja keras, evaporator dan filter kabin cepat kotor. Filter kabin yang seharusnya bertahan hingga 3 bulan, dengan kebiasaan buruk ini jadi menjadi singkat hingga 1 bulan.

Pewangi buatan. Cairan pewangi tidak disarankan. Sifat pewangi AC mobil, terutama bentuk gel menguap dan uapnya tertinggal di evaporator. Gel akan berubah menjadi gas dan menguap. Akan tetapi, ketika terkena suhu dingin di evaporator akan menjadi gel kembali dan mengendap di evaporator. Hal ini membuat AC kurang dingin. Disarankan untuk memakai pewangi alami seperti daun pandan atau bubuk kopi.

Kabin kotor. Jaga kebersihan kabin dari debu, remah makanan atau minuman terutama yang meninggalkan bau tidak sedap. Sistem kerja AC memutar udara di kabin, masuk ke filter, lalu dihembuskan kembali. Apabila kabin kotor, kotoran akan tersedot dan membuat filter menjadi cepat kotor.

Sirkulasi udara segar. Berikan udara dalam kabin bersikulasi dengan udara luar. Sesekali boleh fungsikan AC sambil membuka kaca jendela antara 10 sampai 15 menit. Lakukan cara seperti ini dua minggu sekali. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko terhadap penyakit saluran pernafasan.

Mematikan mesin saat AC hidup. Seringkali pengemudi mematikan mesin dalam kondisi AC masih hidup. Akibatnya, saat kunci kontak diputar ke “ON”, maka AC langsung bekerja. Kebiasaan ini tidak baik dan sebaiknya jangan diulang lagi karena saat starter beban listrik lebih besar untuk menghidupkan mesin. Selain dapat merusak aki, arus listrik yang masuk pun tidak stabil hingga akhirnyabisa merusak sistem kelistrikan AC.

Mulailah untuk hindari kebiasaan tersebut di atas supaya AC mobil Anda terjaga kesempurnaannya. Jangan lupa untuk lakukan pengecekan berkala di bengkel kepercayaan Anda.

“Apapun Mobilnya Dokter Mobil Dokternya”

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

About Author