Penyebab Rusaknya Kipas (Elektrik Fan) Pada Mobil | Dokter Mobil
 
Posted by admin AC

Penyebab Rusaknya Kipas (Elektrik Fan) Pada Mobil

penyebab-rusaknya-kipas-elektrik-fan-pada-mobil

penyebab-rusaknya-kipas-elektrik-fan-pada-mobil

Ini dia penyebab rusaknya kipas (Elektrik Fan) pada mobil. Dokter Mobil akan mengulas di sini. Kebanyakan mobil rakitan zaman sekarang menggunakan kipas elektrik atau electric fun untuk mendinginkan mesin mobil. Pemakaian kipas elektrik ini tentunya bukan tanpa tujuan sebab dibandingkan kipas mesin konvensional. Kipas elektrik membuat suara mesin yang dihasilkan ketika dinyalakan lebih rendah. Apabila terdapat mobil yang ketika melaju tidak memiliki suara yang cukup memekakkan telinga. Maka dapat dipastikan mobil tersebut masih menggunakan kipas pendingin mesin model lama.

Resiko Memilih Kipas Elektrik

Meski dianggap sebagai kipas mesin mobil yang efisien dari segi konsumsi energi sekaligus mengurangi resiko polusi suara. Namun kipas elektrik ternyata juga memiliki kelemahan, salah satunya ialah bisa mati tanpa diduga. Beberapa pemilik mobil mengaku kerap mendapati pendingin mesin yang berasal dari jenis kipas elektrik. Tidak berjalan sebagaimana mestinya, tiba-tiba saja mati sehingga membuat mesin mudah sekali panas. Resiko terburuk jika mati dalam waktu yang lebih lama akan membuat suhu mesin overheat.

 

Penyebab Kerusakan Kipas Elektrik

Secara umum penggunaan kipas elektrik pada mesin mobil mulai menunjukkan tanda-tanda abnormal ketika sudah menginjak usia lima tahun. Artinya semakin tua usia mobil maka kipas elektrik cenderung mudah rusak dimakan oleh usia. Meski begitu tetap ada beberapa kasus kerusakan kipas elektrik disebabkan oleh hal tertentu. Kemudian menjadikannya mudah rusak meski masih berusia beberapa tahun pemakaian. Mengetahui ada penyebab tertentu yang menjadikan usia kipas lebih pendek dari semestinya membuat pemilik mobil perlu memperhatikannya.

Sebagai pemilik mobil yang baik merawat kendaraan yang dimiliki sebaik mungkin sangatlah penting agar bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Ketika mendapati ada kemungkinan kipas elektrik yang terpasang di mesin bisa menimbulkan resiko overheat dan kerusakan fatal. Maka berikut beberapa penyebab yang sebaiknya diperhatikan dan jika bisa dihindari sebisa mungkin:

  1. Bagian kabel ada yang terputus

Kipas elektrik bisa bergerak atau menyala dengan normal ketika suplai energi listriknya terpenuhi dari aki mobil. Ketika kipas tiba-tiba mati maka hal pertama yang bisa dilakukan ialah mengecek kabel pada sekring. Jika masih bisa terpasang maka tidak perlu datang ke bengkel, namun jika mendapati sekring bermasalah maka harus segera diganti.

  1. Terjadi kerusakan pada relay

Relay pada mobil akan mudah rusak ketika hambatan relay tersebut dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk berfungsi normal. Hambatan relay normalnya berkisar di angka 40-80 ohm, jika melebihi angka tersebut maka menandakan relay telah rusak. Perlu segera dilakukan penggantian relay untuk memfungsikan kipas elektrik seperti sedia kala. Apabila mengukur hambatan relay ternyata tidak mudah atau kurang dipahami bagaimana caranya. Cek termudah untuk mengetahui kondisi komponen ini adalah dengan menggoyangkannya. Jika ada suara pertanda terdapat komponen yang terlepas dan otomatis relay tidak dapat digunakan lagi.

  1. Terjadi tabrakan

Mengemudikan mobil kadang membuatnya mudah menabrak sesuatu, benturan yang ringan hingga keras bisa berpengaruh pada kipas elektrik. Maka jika keesokan harinya setelah terjadi benturan kipas pendingin mesin mati maka menandakan ada kerusakan pada kipas. Biasanya benturan akan membuat gerakan kipas akan terhambat sehingga perlu dibawa ke bengkel.

Kerusakan pada kipas elektrik memang bisa disebabkan oleh banyak hal, sehingga pemiliknya harus peka dan tepat dalam mengambil tindakan. Kipas yang sudah rusak dan dibiarkan akan memicu kerusakan serius pada mesin sehingga perlu segera ditangani. Mendapati biaya perbaikan atau penggantian kipas yang tidak murah. Anda bisa mencoba layanan dari Dokter Mobil yang akan membantu memperbaiki kerusakan mobil secara profesional dan tentunya lebih murah.

“Apapun Mobilnya Dokter Mobil Dokternya”

Tags: ,

About Author