Perhatikan Ini Saat ke Bengkel Servis AC Mobil | Dokter Mobil
 
Posted by admin AC

Perhatikan Ini Saat ke Bengkel Servis AC Mobil

perhatikan-ini-saat-ke-bengkel-servis-ac-mobil

perhatikan-ini-saat-ke-bengkel-servis-ac-mobil

Inilah hal-hal yang harus diperhatikan saat ke bengkel servis AC mobil. Simak tips penting dari Dokter Mobil, ahlinya service AC tanpa bongkar. Tentunya mengendarai mobil akan terasa lebih nyaman dengan mesin penyejuk udara (AC) bekerja sempurna. AC mobil sudah menjadi kebutuhan tersendiri terutama di kota besar seperti Jakarta yang suhu udaranya sering panas. Apabila sekedar membuka jendela, polusi debu dan asap lingkungan justru akan masuk, masalah keamanan pun menjadi risiko.

AC yang mudah rusak biasanya akibat dari kurangnya perawatan yang rutin dari pengendara. Oleh karena itu, penggunaannya juga sebaiknya diperhatikan. Simak tips berikut ini untuk dapat membantu Anda sebelum kondisi AC harus dibawa ke bengkel AC mobil.

  • Pada saat mencuci mobil, buka kap mesin dan semprotkan air yang kencang pada bagian kondensor AC (bentuknya mirip radiator dan biasanya terletak didepan radiator). Apabila kotoran atau debu yang menempel dibiarkan akan mengeras bisa mengakibatkan korosi atau keropos sehingga pada bagian kondensor menjadi bocor.
  • Jagalah selalu kebersihan kabin mobil dari debu dan kotoran. Terutama pada lembar karpet yang terletak di bagian depan karena musah tersedot kedalam evaporator sehingga terjadi jamur dan spora sangat tidak baik buat kesehatan. Selain itu pula menimbulkan bau yang tidak enak bila pertama kali AC dihidupkan. Bersihkan lembar karpet tersebut secara teratur.
  • Perisalah extra fan atau kipas yang ada di depan kondensor pada saat AC dihidupkan. Bila tidak menyala sebaiknya segera ganti, karena akan mengakibatkan kompresor rusak atau selang high press bisa meledak.
  • Sebelum menghidupkan mesin sebaiknya matikan AC terlebih dahulu, sesudah mesin stabil baru hidupkan AC. Begitu juga sebaliknya, matikan AC terlebih dahulu bila hendak mematikan mesin. Jangan memaksimalkan beban AC terutama saat kendaraan melaju kencang dengan menurunkan temperaturnya.
  • Pilih tempat parkir yang lebih teduh saata parkir kendaraan dalam waktu yang cukup lama. Jika di tempat panas biasanya ketika pengemudi masuk, ruang di dalam cukup panas dan mengakibatkan proses pendinginan yang lama. Selain itu beban pendinginan saat mobil berjalan pun ikut tinggi.
  • Jangan merokok di dalam mobil karena asapnya bisa mengotori evaporator, kandungan nikotinnya lengket dan berlendir serta menimbulkan bau tidak sedap dan susah hilang.
  • Jangan menggunakan pengharum mobil yang tidak jelas mutunya, sebab akan menimbulkan bau dan susah dibersihkan. Jangan pula memakai pengharum model colok ke grill sebab sering terjadi patah.

Lakukan perawatan rutin AC ke bengkel AC mobil jika memang ada gejala yang tidak biasa seperti AC tidak dingin agar tidak terlanjur rusak yang malah mengakibatkan biaya tinggi.

“Apapun Mobilnya Dokter Mobil Dokternya”

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

About Author

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *