Proses Pengerjaan Bengkel Tune Up mobil | Dokter Mobil
 
Posted by admin bengkel mobil

Proses Pengerjaan Bengkel Tune Up mobil

proses-pengerjaan-bengkel-tune-up

proses-pengerjaan-bengkel-tune-up

Seperti apa sih proses pengerjaan di bengkel tune up mobil pada umumnya? Tune-Up ialah salah satu bentuk perawatan pada kendaraan mobil, agar kendaraan Anda selalu dalam keadaan stabil dan awet digunakan. Bengkel Tune-up menyediakan jasa untuk melakukan perawatan tersebut secara rutin.

Sebelum kegiatan tune up dilakukan, ada baiknya Anda memanaskan mesin selama beberapa menut terlebih dahulu untuk mengidentifikasi keadaan dari mesin itu sendiri, identifikasi dilakukan misalnya putaran idle terlalu besar ataupun terlalu kecil, kondisi mesin pincang, mengeluarkan bunyi kasar, adanya suara yang tidak normal pada mesin dan lain sebagainya.

Bagaimana cara pengerjaan proses tune up di bengkel mobil?

Walaupun kendaraan pribadi Anda mengandalkan bengkel tune-up. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebagai dasar pemahaman servis tune-up sebagai berikut.

Alat yang digunakan

Dalam pengerjaan tune-up, sebaiknya menerapkan efisiensi saat menggunakan alat. Persiapan alat yang berlebihan segi macam maupun jumlahnya, tetapi tidak digunakan sama saja menandakan kurangnya pemahaman terhadap mesin. Alat utama yang diperlukan dalam tune-up antara lain:

  • Kunci pas
  • Kunci ring
  • Ampelas (ambril)
  • Obeng positif dan negatif.
  • Feeler gauge (pengukur celah).
  • Timing-light
  • Engine analyzer atau mesin tes kompresi
  • Kain lap

Selain menghitung jumlah peralatan yang digunakan, perlu diperiksa juga kondisi setiap peralatan secara teliti. Pastikan bahwa peralatan tersebut dalam keadaan baik dan tidak cacar. Kondisi alat yang dapat menimbulkan kecelakaan misalnya kunci yang retak, kabel terkelupas, atau obeng retak.

Langkah umum

Pekerjaan tune-up terdiri dari langkah-langkah berikut

  1. Memeriksa air radiator secara menyeluruh,
  2. Memeriksa oli mesin,
  3. Mengecek kondisi visual mesin,
  4. Menghidupkan mesin,
  5. Mengecek sparepart

Langkah pertama adalah mengecek setiap kemungkinan kerusakan. Hal ini bertujuan supaya tidak terjadi pengulangan pekerjaan karena sebagian dari servis komponen akan mempunyai pengaruh pada komponen lain. Komponen pertama yang paling pertama perlu diperhatikan adalah saringan angin atau filter. Saringan angin bisa dibilang komponen mesin yang paling dingin dibanding komponen lain setelah mesin dihidupkan. Tak hanya itu, saringan angin juga mempunyai dampak pada komponen lain apabila diservis paling akhir, seperti pada pembentukan gabungan angin dan bensin di saluran pada saluran pemasukan gas (intake manifold).

Setelah saringan angin, komponen berikutnya adalah platina. Komponen ini terletak di dalam distributor, perlu di cek atau mungkin saja diservis lebih dahulu sebelum akan menyetel pengapian dan putaran stasioner. Perhatikan kabel yang bisa menyebabkan hubungan singkat dengan bodi mesin. Hubungan singkat dengan bodi mesin bisa menimbulkan loncatan bunga api pada busi.

 Selalu periksa buku manual mobil jika Anda memang ingin mencoba melakukan tune-up sendiri. Akan lebih baik lagi membayar dan membawa mobil ke bengkel tune-up, untuk mendapatkan diagnosis masalah yang lebih jelas dari mekanik Anda.

“Apapun Mobilnya Dokter Mobil Dokternya”

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

About Author

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *