Tanda Tanda Mobil Perlu dibawa ke Bengkel Tune Up | Dokter Mobil
 
Posted by admin Mesin

Tanda Tanda Mobil Perlu dibawa ke Bengkel Tune Up

tanda-tanda-mobil-perlu-dibawa-ke-bengkel-tune-up

tanda-tanda-mobil-perlu-dibawa-ke-bengkel-tune-up

Inilah ciri-ciri mobil anda sudah waktunya tune up. Tune up merupakan servis keseluruhan pada mobil yang bertujuan untuk mengembalikan tenaga mesin agar sesuai dengan standarnya. Servis ini adalah servis penting sebuah mobil sebelum servis lainnya. Servis tune up sebaiknya dilakukan secara berkala agar mobil nyaman dan aman dikendarai.

Mobil Anda harus melakukan tune uppada kondisi berikut:

  1. Servis 5.000 Km

Sama seperti penggantian oli, tune up juga harus dilakukan setiap Anda melakukan servis 5.000 km. Di samping untuk menyelaraskan seluruh fungsi mesin, ini juga berguna supaya menjaga kondisi kendaraan tetap awet.

  1. Suara mesin kasar

Apabila mobil Anda mengeluarkan suara seperti menggerung saat mobil baru dinyalakan atau selama mobil dijalankan. Segeralah melakukan servis ke bengkel tune up langganan Anda dan sesuai spesifikasi mobil, jika dibiarkan lama kelamaan terjadi kerusakan mesin.

  1. Mobil sulit di-starter

Pada saat mobil sudah sulit di-starterterdapat kemungkinan ada masalah di pengaturan mesinnya. Jika sudah terjadi seperti itu maka waktunya untuk melakukan tune up supaya mobil bisa kembali ke kondisi normal.

  1. Mobil bergetar

Tidak hanya belum balancing atau spooring, belum melakukan tune up juga bisa menyebabkan mobil bergetar. Pastikan untuk melakukan servis tersebut karena bisa jadi getaran karena mobil belum di tune up.

  1. Performa gas melambat

Ketika performa gas melambat, bisa jadi mobil juga sudah waktunya melakukan servis tune up. Tentunya akan menjadi tidak enak bila tarikan mesin lambat sehingga mobil sulit dipacu.

Urutan Pengerjaan Tune-Up

Setelah mesin diperiksa kerusakannya, pekerjaan tune up bisa dimulai. Meskipun Anda menyerahkan pekerjaan pada bengkel, sebaiknya Anda tahu dasar pengerjaan tune up pun harus berurutan. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi pengulangan pekerjaan karena servis komponen tertentu akan berpengaruh terhadap komponen yang lain.

  1. Saringan Udara
  2. Platina
  3. Kabel Busi
  4. Tutup Distributor
  5. Accu
  6. Busi
  7. Celah Katup
  8. Positive Crank Case Ventilation (PCV)

Seusai mobil Anda di tune up sampai selesai dan mesin akan dihidupkan, sebaiknya perhatikan lagi seluruh komponen mesin sudah terpasang di tempatnya dengan benar atau belum. Bila semua komponen telah terpasang dengan benar, coba hidupkan mesin pada putaran stasioner beberapa menit. Selama mesin berputar stasioner, dengarkan bunyi mesin, naikkan putaran mesin perlahan-lahan sambil masih perhatikan bunyi mesin, getaran, hingga asap knalpotnya. Jika sudah yakin tidak terdapat masalah atau ada yang tidak normal pada mesin, berarti tune up telah selesai.

“Apapun Mobilnya Dokter Mobil Dokternya”

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

About Author