6 Kesalahan Umum Pengguna Mobil | Dokter Mobil
 
Posted by admin Mesin

6 Kesalahan Umum Pengguna Mobil

kesalahan-umum-pengendara-mobil

kesalahan-umum-pengendara-mobil

6 kesalahan umum pengguna mobil yang dapat mengakibatkan kerusakan pada sistem mobil. Melakukan perawatan mobil memang tidak semudah kelihatannya, namun terkadang kita terlalu menggampangkan perawatan mobil itu sendiri. Berikut ada sejumlah kesalahan yang sering dilakukan pengguna mobil.

  1. Menghidupkan AC mobil pada RPM tinggi

Disarankan untuk menghidupkan AC mobil ketika Rotation Per Minute (RPM) rendah atau pada saat mesin idle ketika pedal gas tidak diinjak. Jangan menyalakan AC ketika mobil tengah melaju dan RPM tinggi. Cara ini agar menghindari gesekan yang terlalu keras antara pulley dan pressure plate pada kompresor AC, hingga kerja mesin lebih berat.

  1. Memakai deterjen untuk mencuci mobil

Bodi mobil akan memang semakin kemilau begitu dicuci menggunakan deterjen. Akan tetapi akan berakibat bahan yang terkandung pada deterjen tersebut dapat merusak warna eksterior. Sebaiknya gunakan shampoo khusus bodi mobil.

  1. Mencuci lantai kabin dengan air

Sistem audio mungkin yang paling rentan dengan dilakukannya kebiasaan ini. Sistem audio bisa rusak bila air mengenai komponen kelistrikan. Kemungkinan paling fatal adalah bodi bawah mobil bisa berkarat. Gunakan lap lembab untuk membersihkan lantai kendaraan.

  1. Jarang Balancing dan Spooring

Melakukan balancing & spooring sepertinya masih jarang dilakukan oleh setiap pemilik mobil. Kebanyakan aktivitas tersebut hanya dilakukan pada saat diperlukan, atau saat mobil ada keluhan. Sebaiknya lakukan balancing dan spooring setiap 10.000 atau 20.000 km. Balancing & Spooring juga bisa menekan konsumsi BBM lebih rendah, ban pun tidak cepat menjadi gundul.

  1. Menghidupkan mesin di pagi hari sambil menginjak gas

Jangan menginjak pedal gas ketika menghidupkan mesin di pagi hari. Jika kerap dilakukan bakal menimbulkan efek yang tidak baik pada kendaraan kita. Soalnya pelumas belum sepenuhnya melumuri mesin saat mesin baru dihidupkan. Gesekan yang tiba-tiba tanpa oli ini bisa membuat usia mesin pendek.

  1. Servis tidak secara rutin dan hanya ganti oli

Masih banyak pemilik mobil hanya melakukan pergantian oli mobil, perseneling dan gardan, tapi langkah tersebut tidak diiringi dengan servis rutin demi menekan anggaran. Cara tersebut sebenarnya salah, mesin akan semakin optimal jika keseluruhan diperhatikan. Dengan begitu mobil tetap awet dan nyaman ketika digunakan.

Hindari kebiasaan yang dapat menurunkan performa mesin seperti di atas. Lakukan pemeliharaan rutin dan perbaikan segera supaya menghindari masalah lebih besar menimpa kendaraan kesayangan Anda.

“Apapun Mobilnya, Dokter Mobil Bengkelnya”

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

About Author