Artikel

Setir Mobil Manual Berat, Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya!

Memiliki setir mobil manual berat sangatlah mengganggu. Kamu jadi kesulitan mengendalikan mobil saat akan dibelokkan ke kiri dan kanan. Bahkan, tak jarang orang-orang membutuhkan tenaga super kuat hingga mengendarai mobil terasa seperti sedang berada di pusat kebugaran untuk membentuk otot. Sebegitu lah beratnya setir mobil tersebut.

Lalu sebenarnya, apa-apa saja sih yang menyebabkan setir ini menjadi berat dan apa yang bisa kamu lakukan untuk solusi dari masalah ini? Langsung kita cek tips berikut ini, yuk.

Oli power steering kering bisa bikin setir mobil manual berat

Keberadaan power steering membuat setir mobil bisa diputar dengan mulus, ringan, dan sangat enteng. Nah, untuk menggerakkan power steering ini, dibutuhkan oli. Salah satu jenisnya adalah AFT atau automatic transmission fluid, sejenis oli yang bisa bertahan pada suhu, tekanan, dan gesekan yang tinggi. 

Seiring dengan pemakaian yang cukup lama, oli akan berkurang kemampuan dan tenaganya. Apalagi kalau oli sampai kering. Daya yang dihasilkan tidak akan maksimal sehingga membuat setir mobil terasa lebih berat dan sulit digerakkan. Solusinya, pertama kamu perlu melakukan pengecekan. Kalau ternyata oli sudah menghitam dan kering, artinya kamu perlu menggantinya dengan oli yang baru. Dengan begitu, oli tersebut akan bisa menggerakkan power steering kembali dengan baik dan setir bisa digerakkan dengan mulus.

Steering rack mengalami kerusakan

Seperti yang kita bahas pada poin sebelumnya, keberadaan power steering membuat setir mampu digerakkan dengan mudah. Setir yang ringan juga turut mempermudah pergerakan roda-roda mobil kamu. Komponen yang ada di dalamnya adalah seal, gear, dan juga pinion. Masing-masing komponen akan saling bekerja sama untuk menggerakkan roda atau ban mobil. 

Tapi terkadang, steering rack bisa mengalami kerusakan. Salah satu kerusakan yang sering terjadi adalah adanya kebocoran. Jika terjadi, tekanan akan melemah dan kinerja power steering jadi tidak maksimal. Akibatnya, setir mobil kamu jadi sulit digerakkan.

Lihat Juga: Penyebab Setir Mobil Tidak Stabil

Solusinya sebenarnya cukup mudah. Kamu hanya perlu mengganti steering rack mobil kamu. Dengan menggantinya ke steering rack yang baru, power steering akan bisa bekerja kembali dan setir mobil manual kamu tidak lagi terasa berat.

Tekanan pompa mulai melemah

Fungsi dari pompa ini adalah untuk menekan hidrolik dari power steering. Bagiannya ada di depan dan katrol ini digerakkan oleh katrol mesin yang akan melewati v belt. Fungsinya sangatlah penting.

Nah, sekarang bayangkan kalau tekanan pompa mengalami masalah dan mulai melemah. Tekanan hidrolik yang bisa dihasilkan akan turun dan melemah juga. Hasilnya, setir akan sulit digerakkan. Solusinya hanya ada satu. Kamu wajib mengganti power steering mobil kamu dengan yang baru.

Ban mobil kurang angin

Sebelumnya kita telah membahas berbagai komponen-komponen power steering. Betapa komponen ini sangat penting untuk setir mobil bisa bekerja dengan maksimal. Tapi tahukah kamu? Selain komponen tersebut, ban juga memiliki pengaruh yang besar pada kinerja setir mobil kamu. Kalau ban mobil kamu kempes, juga akan mempengaruhi setir mobil terasa lebih berat. Setir akan sulit untuk dikemudikan.

Untuk itu, sebelum melakukan perjalanan, baik perjalanan jauh atau dekat, pastikan kamu mengecek kondisi ban mobil kamu. Apakah tekanannya normal? Kalau iya, artinya kamu bisa mengendarai mobil kamu tanpa takut setir mobil kamu jadi berat dan sulit untuk digerakkan.

Long tie rod mengalami kerusakan

Fungsi dari long tie rod ini adalah untuk menghubungkan output dari rack steer menuju steering knuckle. Ada sebuah bola yang menjadi engsel di bagian ujungnya. Masalah kerap terjadi pada bola ini. Biasanya bola ini sering menjadi oblak akibat guncangan yang terjadi. Solusinya, kamu bisa membawa mobilmu ke bengkel dan mengganti komponen bola yang sering dikenal dengan istilah ball joint ini. 

Nah, sekarang kamu sudah mengetahui hal-hal apa saja yang bisa jadi penyebab setir mobil manual berat. Jika hal ini terjadi pada mobil kesayangan kamu, segera periksa komponen-komponen yang sudah disebutkan di atas tadi, ya. Setelah itu, bawa mobilmu ke bengkel supaya mobil mendapat servis yang dibutuhkan dengan segera.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tags :