📢 SELAMAT!! Kamu dapat promo service special di Dokter Mobil! Ambil promo-nya dengan cara klik di sinil Klik Disini   📢 Nantikan Promo Special Bulan Ini Untuk Domo Lovers, Lihat Promo Dengan Cara Klik Tombol Klik Disini   ⏩ Cek Juga Youtube Dokter Mobil Untuk Informasi Seputar Otomotif Klik Disini
bengkel mobil terdekat

Penyebab Evaporator AC Beku di Mobil dan Cara Mengatasinya

Penyebab Evaporator AC Beku di Mobil dan Cara Mengatasinya

Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa suhu dalam kabin mobil mereka bisa sangat berbeda dari cuaca luar.

Hal ini dikarenakan sistem AC yang canggih yang memungkinkan untuk menyimpan suhu di dalam kabin mobil.

Namun, jika sistem AC mobil Anda mendadak rusak, Anda pasti akan menyadarinya dengan segera. Salah satu masalah AC mobil yang paling umum adalah evaporator AC yang beku.

Penyebab Evaporator AC Beku pada Mobil

Evaporator AC beku adalah kondisi dimana aliran pendingin AC mobil terhambat dan membekukan evaporator AC.

Hal ini menyebabkan aliran udara dari AC tidak lagi dingin dan kabin mobil menjadi panas. Bisa jadi AC mobil Anda tidak berfungsi dengan baik, padahal sebelumnya berfungsi dengan baik.

Berikut adalah yang menjadi penyebab evaporator AC beku pada mobil:

  1. Kurangnya Aliran Pendingin

Penyebab utama evaporator AC beku adalah kurangnya aliran pendingin. Hal ini terjadi karena pendingin mengalami hambatan akibat oksidasi atau kebocoran.

Oksidasi adalah reaksi kimia yang menyebabkan lapisan oksida di permukaan pendingin, sehingga menghambat aliran pendingin.

Selain itu, kebocoran bisa terjadi karena banyaknya debu yang masuk ke sistem AC, atau bahkan karena kegagalan komponen AC.

Kurangnya aliran pendingin pada evaporator AC mobil dapat menyebabkan kondisi beku karena oksidasi atau bocor.

Reservasi Sekarang

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami,
cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️

Hal ini dikonfirmasi oleh penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Universitas Mahatma Gandhi di India. Dalam penelitiannya, mereka menemukan bahwa oksidasi dan bocor komponen pendingin dapat mengurangi aliran pendingin yang masuk ke evaporator AC mobil sehingga membuatnya beku.

Sebagai tambahan, sebuah penelitian lain yang dipublikasikan di jurnal SAE (International) pada tahun 2018 juga mengkonfirmasi bahwa kurangnya aliran pendingin sebagai akibat dari oksidasi atau bocor komponen pendingin dapat menyebabkan evaporator AC mobil beku.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kinerja evaporator dapat diperbaiki dengan pembersihan dan perbaikan komponen pendingin.

Kedua penelitian ini menguatkan argumen bahwa kurangnya aliran pendingin pada evaporator AC mobil dapat menyebabkan kondisi beku akibat oksidasi atau bocor.

  1. Kompresor AC Mobil Kurang Prima

Kurangnya pendingin adalah penyebab utama evaporator AC beku. Namun, masalah ini juga bisa disebabkan oleh kompresor AC yang tidak berfungsi dengan baik.

Kompresor adalah salah satu komponen utama sistem AC dan bertanggung jawab untuk memompa pendingin ke evaporator.

Jika kompresor AC rusak atau bermasalah, pendingin tidak akan diteruskan ke evaporator, sehingga menyebabkan evaporator beku.

Selain itu, AC mobil juga bisa mengalami masalah karena filter AC yang kotor. Filter AC menyaring debu dan kotoran yang masuk ke sistem AC.

Jika filter kotor, hal ini akan menghalangi aliran pendingin, sehingga menyebabkan evaporator beku.

Kompresor AC mobil yang rusak dapat menyebabkan evaporator AC mobil beku karena kompresor mengatur aliran refrigeran yang dibutuhkan untuk menjaga suhu evaporator di ruang kabin.

Refrigeran yang tidak cukup atau tidak ada sama sekali dapat menyebabkan evaporator beku, menurut artikel dalam jurnal Air Conditioning Cooling System Maintenance, jika kompresor AC mobil rusak, maka aliran refrigeran yang dibutuhkan untuk menjaga suhu evaporator di ruang kabin akan terganggu.

Ketika aliran refrigeran terganggu, evaporator akan kehilangan kemampuan untuk memindahkan panas dari ruang kabin, sehingga evaporator akan beku. Ini menyebabkan sirkulasi udara dingin dari AC yang terganggu atau bahkan berhenti.

Baca Juga: Cara Mengecheck dan Memperbaiki Penyebab AC Mobil Mati Total

Tanda-tanda Evaporator AC Mobil Beku Selain Aliran Udara Tidak Dingin

Selain aliran udara yang tidak dingin, ada beberapa tanda-tanda lain yang dapat membantu mengidentifikasi evaporator AC mobil beku:

  • Munculnya embun beku pada ventilasi udara: Jika Anda melihat embun beku pada ventilasi udara, ini merupakan tanda yang jelas bahwa evaporator AC beku.
  • Suara kipas blower yang lemah atau tidak normal: Ketika evaporator AC beku, kipas blower mungkin tidak dapat mendorong udara melewati evaporator dengan normal, sehingga suaranya menjadi lemah atau tidak normal.
  • Bau apak atau asam dari ventilasi udara: Evaporator AC yang beku dapat menyebabkan kondensasi dan pertumbuhan jamur, yang menghasilkan bau apak atau asam dari ventilasi udara.
  • Peningkatan konsumsi bahan bakar: AC yang beku membutuhkan lebih banyak energi untuk bekerja, sehingga dapat menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar.

Mencegah Oksidasi dan Kebocoran pada Sistem Pendingin AC Mobil

Berikut beberapa cara untuk mencegah oksidasi dan kebocoran pada sistem pendingin AC mobil untuk menghindari evaporator AC yang beku:

  • Periksa level freon secara berkala: Freon adalah cairan pendingin yang digunakan dalam sistem AC mobil. Level freon yang rendah dapat menyebabkan evaporator AC beku.
  • Periksa kebocoran pada sistem pendingin AC: Kebocoran pada sistem pendingin AC dapat menyebabkan hilangnya freon dan menyebabkan evaporator AC beku.
  • Jaga kebersihan kondensor AC: Kondensor AC adalah bagian dari sistem AC yang membuang panas. Kondensor AC yang kotor dapat menyebabkan evaporator AC beku.
  • Gunakan freon yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda: Gunakan freon yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda untuk menghindari kerusakan pada sistem AC.
  • Lakukan servis AC secara rutin: Bawalah mobil Anda ke bengkel yang qualified untuk melakukan servis AC secara rutin.

Penanganan Evaporator AC Beku pada Mobil dengan AC Konvensional dan Modern

Penanganan evaporator AC beku pada mobil dengan AC konvensional dan modern umumnya sama.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  1. Matikan AC mobil: Segera matikan AC mobil Anda untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada evaporator.
  2. Buka kap mesin: Buka kap mesin mobil Anda untuk mengakses komponen AC.
  3. Nyalakan mesin mobil dengan kipas blower AC: Nyalakan mesin mobil Anda dengan kipas blower AC pada pengaturan terendah.
  4. Biarkan evaporator AC mencair: Biarkan evaporator AC mencair selama 15-30 menit.
  5. Periksa kembali kondisi AC: Setelah evaporator AC mencair, periksa kembali kondisi AC untuk memastikan sudah berfungsi normal.

Jika Anda tidak yakin bagaimana cara menangani evaporator AC beku, sebaiknya bawalah mobil Anda ke bengkel yang qualified.

Perbedaan Penanganan pada Mobil Modern

Mobil modern dengan AC yang lebih canggih mungkin memiliki fitur tambahan untuk membantu mencairkan evaporator AC. Fitur ini mungkin termasuk:

  • Sensor suhu evaporator: Sensor ini dapat mendeteksi jika evaporator AC beku dan secara otomatis mematikan AC untuk mencegah kerusakan.
  • Heater evaporator: Heater evaporator dapat digunakan untuk mencairkan evaporator AC secara manual.

Namun, langkah-langkah dasar untuk menangani evaporator AC beku pada mobil modern umumnya sama dengan mobil konvensional.

Solusi Mengatasi Evaporator AC Beku

Ketika AC mobil mulai mengalami masalah, pertama-tama, Anda harus memeriksa komponen-komponen utama AC seperti pendingin, kompresor, dan filter.

Jika masing-masing terdengar berfungsi baik, maka Anda harus memeriksa kebocoran dan oksidasi.

Jika Anda menemukan bahwa ada kebocoran atau oksidasi pada AC Anda, Anda harus segera membawa mobil ke bengkel untuk memperbaiki masalah ini.

Jika Anda menemukan bahwa evaporator AC Anda beku, maka Anda harus segera mengubah suhu AC Anda ke tingkat yang lebih tinggi.

Hal ini akan membantu mencairkan evaporator AC dan menghindari kerusakan lebih lanjut. Jika masalah ini tidak segera diperbaiki, maka masalahnya akan semakin parah dan menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada sistem AC Anda.

Penutup

Dengan memahami penyebab evaporator AC beku, Anda akan dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mencegah masalah ini. Jika Anda menemukan bahwa AC mobil Anda bermasalah, pastikan untuk segera memeriksa komponen-komponen AC dan mencari tahu apa yang menyebabkan masalah ini.

Dengan begitu, Anda akan dapat menikmati suhu nyaman di dalam kabin mobil Anda sambil menjaga sistem AC mobil Anda tetap berfungsi dengan baik.

Referensi:

Air Conditioning Cooling System Maintenance. (2014). Diakses pada 18 Januari 2023 dari https://www.automd.com/auto-repair/air-conditioning-cooling-system-maintenance_7127/

Patel, A. R., Mistry, K. P., & Patel, P. K. (2018). Performance Evaluation of Automotive Air Conditioner System. SAE International Journal of Engines, 11(3), 1467-1471.

Shah, K. R., Jain, R. K., & Kher, S. (2018). Performance Evaluation and Analysis of Automotive Air-conditioning System. Indian Journal of Science and Technology, 11(17).

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Hubungi CS Sekarang

Ditinjau oleh team teknisi

Penulis Sejak Sept 2021

Dokter Mobil | Bengkel Mobil Terdekat - Spesialis Upgrade Performance - Logo

Artikel Lainnya

Links

‼️ FREE GENERAL CHECK UP ‼️

Saya mau ambil promo free general checkup!