New Year 2022 Countdown

Days
Hours
Minutes
penyebab rpm turun saat ac on

Ketahui 5 Penyebab RPM Turun saat AC On Serta Solusinya

Pernahkah mobil anda mengalami brebet terutama saat AC dihidupkan. Inilah rangkaian artikel penyebab RPM turun saat AC on dan solusinya. Semoga dengan ini anda dapat lebih memahami apa sebenarnya yang terjadi saat AC mobil anda dihidupkan.

Penyebab RPM Turun saat AC On

  1. Kerusakan Idle Speed Control

ISC atau Idle Speed Control pada mesin injeksi merupakan komponen yang mengatur RPM mesin saat dalam kondisi stasioner supaya tetap stabil sesuai workload atau beban kerja. Normalnya ISC akan mengatur RPM mesin pada posisi 750-800. Namun beban kerja mesin selalu berubah-ubah sehingga ISC bisa melakukan set pada 1000 RPM. Jika sensor ISC bermasalah, maka akan menghasilkan beberapa gejala abnormal seperti mesin brebet saat idle. Dan inilah penyebab RPM turun saat AC on.

Kerusakan ISC dengan turunnya RPM saat AC on tentu ada korelasinya. ISC mencoba untuk menaikkan RPM saat AC on supaya mesin pada posisi stabil dan tidak mati terutama saat kompresor AC menyala. Jika ISC tidak hidup atau rusak sudah jelas ISC tidak berperan secara optimal sehingga menyebabkan ISC tidak dapat menaikkan RPM sehingga bisa saja mesin RPM nya turun sampai mesin menjadi mati. Solusinya, tidak ada solusi lain kecuali anda membawa mobil anda ke bengkel untuk dilakukan scanning dan pembersihan serta penggantian jika memang ISC sensornya rusak.

  1. Katup Gas Kotor

Katup gas merupakan komponen yang berfungsi mengatur debit udara yang masuk ke ruang bakar. Saat posisi idle, udara akan sedikit masuk melalui katup gas karena katup gas akan terbuka sangat sedikit di momen tersebut. Jika katup gas tersumbat kotoran maka akan menyebabkan debit udara yang lewat atau masuk menjadi tidak stabil sehingga akan menjadi penyebab RPM turun saat AC on.

Hal ini diperparah dengan adanya kenyataan bahwa seringkali karena saringan udara yang terlalu kotor atau bahkan tidak pernah diganti. Solusinya untuk membersihkan filter udara bisa menggunakan kompresor dengan tekanan rendah, jika sampai kotor sekali anda bisa merendamnya dalam larutan sabun. Sedangkan untuk katup gas anda bisa menggunakan pembersih seperti karburator cleaner.

  1. Intake Manifold Bocor

Pada sistem injeksi jumlah udara yang masuk ke ruang bakar dihitung dengan air flow meter atau mass air flow. Sensor ini biasanya terletak setelah filter udara dan berada sebelum katup gas. Data dari airflow digunakan ECU atau sistem komputer untuk menentukan seberapa banyak bensin yang perlu disemprotkan ke injector supaya daya dorong yang dihasilkan ideal.

Namun jika ada kebocoran pada saluran intake manifold, akan mengakibatkan pembacaan sensor yang membaca aliran udara hanya melewati dan tidak terbaca, alhasil udara yang masuk lebih banyak karena udara terhisap masuk lewat intake manifold yang bocor. Ini akan menyebabkan kinerja mesin menjadi kacau

  1. Sirkulasi Freon Tidak Lancar

Sirkulasi Freon menambah beban beban kerja mesin saat AC dinyalakan. Biasanya sirkulasi Freon sudah diset sesuai kemampuan mesin. Namun jika sirkulasi Freon tidak lancar akan menambah beban kerja mesin sehingga saat AC dinyalakan mesin menerima beban lebih sehingga RPM turun. Biasanya sirkulasi Freon bisa terganggu pada bagian kondensor AC mampet dan Kompresor AC aus. Solusi yang ditawarkan adalah mengecek kondisi kondensor mampet dan bagian kompresor yang aus.

  1. Masalah Pada Sistem Idle Up Engine

Saat beban mesin bertambah akibat kompresor AC aktif maka ISC secara otomatis meningkatkan RPM idle mesin. ISC diatur ECU sementara ECU patokannya kompresor dan sensor tekanan Freon AC. Hal yang terjadi jika sensor mengalami kerusakan yaitu akan terjadi masalah pada pembacaan data. Solusinya untuk urusan sistem kelistrikan adalah melakukan scanning dengan komputer.

Baca Juga : Cara Memperbaiki Transmisi Mobil Matic

RPM turun saat AC on membuat kenyamanan berkendara anda terganggu. Oleh sebab itu, anda perlu melakukan cek kondisi mobil anda saat akan pergi. Terutama jika anda sudah menemukan masalah yang kecil pada mesin mobil anda, jangan dibiarkan berlarut-larut ya. Karena sesuatu yang kellihatannya kecil akan berubah menjadi besar ketika anda mulai mengabaikan dan mengindahkan seolah mesin mobil tidak terjadi apa-apa. Ingat, mesin mobil juga merupakan satu-kesatuan komponen yang tak terpisahkan. Sehingga jika ada yang rusak atau kotor maka akan merembet ke komponen lain.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest Posts

Tips Dan Cara Merawat Kompresor AC Mobil Agar Awet!
Cara Merawat Ac Mobil Sesuai Rekomendasi Bengkel Mobil Spesialis!
Tips Merawat Mobil di Rumah Tanpa Harus ke Bengkel!
Tanda Oli Mobil Kurang Dan Manfaat Mengganti Oli Mobil Anda!
Service Ac Mobil Secara Rutin! Ini Alasan Dan Manfaatnya