Cara Mudah Untuk Merawat Mobil Diesel | Dokter Mobil
 
Posted by admin bengkel mobil

Cara Mudah Untuk Merawat Mobil Diesel

mobil-diesel

mobil-diesel

Cara yang mudah untuk merawat mobil diesel karena penggemar mobil diesel masih banyak, apalagi teknologi mesin diesel sekarang mampu menghasilkan suara mesin yang halus. Mobil jenis diesel memang pernah tren di jamannya. Namun seiring dengan perkembangan teknologi di bidang otomotif, jenis mobil bermesin diesel mulai kurang digemari dan mulai berganti dengan mesin berbahan bakar bensin atau mesin matic. Tetapi penggemar mobil diesel masih banyak, apalagi teknologi mesin diesel sekarang mampu menghasilkan suara mesin yang tidak lagi kasar dengan asap yang tidak terlalu hitam  dan kotor.

Bagi Anda para pemilik mobil bermesin diesel, tentunya perlu perhatikan perawatan berkala dan jauh lebih rutin dibandingkan dengan perawatan mobil berbahan bakar bensin. Karakteristik pembakaran mesin diesel yang berbeda dengan mesin berbahan bakar bensin menuntut perawatan yang sedikit berbeda. Di bawah ini beberapa kiat merawat mobil diesel.

Perawatan Filter Udara. Kompresi mesin diesel sangat tinggi, bisa sampai 200 bar. Dampaknya kondisi filter udara mesin diesel lebih cepat kotor daripada mesin bensin biasa. Segera ganti filter udara tiap 15.000 km. Bahkan penggantian bisa dilakukan lebih cepat bila kondisi udara berdebu dan berpolusi tinggi.

Perawatan Filter Bahan Bakar.Dalam menjaga bahan bakar yang dikonsumsi kondisinya bagus Anda harus rutin melakukan pergantian filter bahan bakar. Ganti sesuai dengan rekomendasi yang tertera di buku panduan pemilik.

Perawatan Water Sedimenter. Filter mesin solar modern biasanya juga sudah gabung dengan water sedimenter, yakni alat untuk ‘menangkap’ kandungan air pada bahan bakar diesel. Jika indikator bahan bakar pada speedometer menyala tandanya tingkat air pada water sedimenter telah maksimal dan harus dibuang. Buang dengan cara memutar keran drain cock yang terletak di bawah unit water sedimenter.

Perawatan Oli Mesin.Rasio kompresi yang tinggi membuat oli mesin diesel cepat sekali kotor. Bagi mesin diesel interval penggantian oli yang disarankan adalah tiap 5.000 km. Jangan lupa untuk membeli oli khusus diesel yang ditandai dengan kode sertifikasi API C (Compression).

Perawatan Filter Oli. Idealnya ganti filter olu setiap tiga kali ganti oli, karena kondisi oli mudah sekali membawa berbagai residu kotoran mesin. Residu tersebut berupa material seperti pasir bisa menyebabkan kerusakan mesin.

Perawatan Busi Pijar. Apabila mobil diesel Anda sulit dihidupkan, tidak ada salahnya untuk mengganti busi pijar. Cara mengecek kondisi busi pijar adalah dengan memberikan arus dari aki, jika menyala merah, berarti kondisinya masih baik.

 Lakukan perawatan rutin di bengkel seperti mobil lain pada umumnya. Jangan tunda untuk mengecek jika memang ada gangguan pada mesin mobil diesel Anda.

“Apapun Mobilnya, Dokter Mobil Bengkelnya”

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

About Author