📢 Nantikan Promo Special Bulan Ini Untuk Domo Lovers, Lihat Promo Dengan Cara Klik Tombol Klik Disini   ⏩ Cek Juga Youtube Dokter Mobil Untuk Informasi Seputar Otomotif Klik Disini

Inilah Cara Cas Aki Mobil Rutin Dengan Mudah

Cas Aki Mobil-Dokter Mobil

Ingin Reservasi
Sekarang ?

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️


Hubungi CS Sekarang

Salah satu komponen terpenting dalam mobil adalah aki mobil. Aki berfungsi sebagai daya listrik dari komponen lainnya. Sehingga, apabila tidak ada aki maka mobil pun tidak akan menyala dan beroperasi. Salah satu perawatan yang harus rutin dilakukan adalah cas aki mobil, agar aki dapat digunakan dalam waktu lama dan tidak mudah untuk drop.

Aki mobil memang seringkali berisiko untuk mengalami drop. Biasanya, aki mobil yang drop akan mengakibatkan mobil tidak dapat distarter atau tidak dapat dihidupkan. Biasanya, kasus tersebut terjadi karena aki mobil dayanya melemah. Sehingga, perlu untuk segera dicas agar dayanya terisi kembali. Sehingga, mobil dapat dinyalakan atau distarter.

Begini Cara Cas Aki Mobil Yang Benar

Cas Aki Mobil-Dokter Mobil

Selain komponen lainnya, aki mobil pun disarankan untuk dirawat secara intens. Salah satu perawatan aki mobil adalah dengan melakukan pengecasan aki secara rutin. Sehingga, kondisi aki akan stabil dan tidak mengalami kerusakan secara tiba-tiba. Pengecasan aki mobil dapat dilakukan sendiri di rumah.

Namun, untuk pengecasan yang lebih aman dan optimal maka disarankan untuk mendatangi bengkel mobil. Misalnya Dokter Mobil yang menyediakan pelayanan profesional untuk perawatan dan servis mobil. Inilah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk cas aki mobil!

1.     Melepaskan Aki Dari Mobil

Cara pertama yang dapat dilakukan adalah melepaskan atau mengeluarkan aki dari mobil. Untuk beberapa tipe mobil, lakukanlah reset ECU agar lebih aman ketika melepaskan aki dari mesin mobil. Aki dilepaskan dengan maksud untuk menjaga keamanan dan kewaspadaan ketika sedang melakukan pengecasan pada aki.

Ketika sedang dalam proses pengecasan aki, biasanya air pada aki akan mendidih. Akibatnya, akan muncul gelembung air dan berisiko mengeluarkan cipratan yang keluar dari ventilasi aki tersebut. Apabila cipratan tersebut terkena mobil, maka dikhawatirkan akan menyebabkan korosi. Sehingga, sebaiknya pengecasan dilakukan di luar mesin mobil.

2.     Membuka Tutup Aki

Saat melakukan cas aki mobil, jangan lupa untuk membuka tutup ventilasi pada aki. Hal tersebut dilakukan agar tekanan gas yang terjadi ketika pengecasan akan berkurang. Sehingga, akan meminimalisir terjadi ledakan atau efek lainnya yang tidak diinginkan. Setelah membuka tutup ventilasi aki, selanjutnya adalah melakukan pengecekan pada air aki.

Apabila air aki kurang, maka disarankan untuk segera mengisinya terlebih dahulu dengan air suling atau air aki. Jangan mengisi air aki sampai penuh, tetapi isilah sampai 1/3 batas maksimum pada aki tersebut. Agar menghindari terjadinya pengembangan pada volume air ai. Pastikan seluruh tutup aki sudah benar-benar dibuka.

Reservasi Sekarang

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami,
cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️

Loading...
Cabang :
Service :

3.     Memasang Kabel Charger

Cara berikutnya adalah memasang kabel charger pada aki. Pada chargeran aki, biasanya terdapat kabel positif dan negatif. Pasanglah kabel yang positif terlebih dahulu, kemudian pasang kabel negatif. Pastikan pula posisi jepitan kabel charger sudah berada tepat di kutub aki dengan kuat dan sesuai.

Pemasangan jepit harus dilakukan dengan benar, agar aki tidak bergerak saat sedang dicas. Karena hal tersebut akan menimbulkan percikan api yang cukup berbahaya. Tentunya, hal tersebut harus dihindari agar tidak membahayakan pengguna mobil. Sehingga, pada proses cas aki mobil ini pastikan pemasangan jepit benar-benar kuat dan benar.

4.     Menghidupkan Charger

Setelah mengatur posisi kabel pada aki, selanjutnya adalah menghidupkan charger dengan baik dan benar. Dalam charger aki, biasanya terdapat tiga tombol saklar. Yaitu pengisian, tegangan, dan pengaturan waktu untuk pengecasan. Antara tiga tombol tersebut, pilih tombol saklar pengisian agar aki segera dicas.

Lalu, segera hidupkan charger tersebut. Dalam menghidupkan chargeran pun, harus dilakukan dengan hati-hati. Hal yang perlu diperhatikan adalah mengatur besaran ampere pada charger. Umumnya, besar ampere biasanya 1/10 dari jumlah ampere pada aki mobil. Sehingga, apabila aki mobil memiliki 30 ampere maka aturlah charger pada posisi 3 ampere saja.

5.     Menunggu Sampai Pengisian Selesai

Cara terakhir dalam cas aki mobil adalah menunggu sampai pengisian penuh. Waktu pengisian biasanya berbeda, tergantung kapasitas dan jenis aki yang dipakai untuk mesin mobil. Charger aki pun biasanya memiliki beberapa mode. Pada mode lambat, biasanya arus pengisian hanya sampai 10% saja. Sehingga, membutuhkan waktu sampai 7 jam.

Baca Juga : Akibat Tidak Menggunakan Anti Tikus untuk Mobil anda

Pada mode fast charging, arus yang diberikan adalah 40%. Sehingga, waktu yang dibutuhkan hanyalah 3 jam saja. Apabila pengisian daya sudah selesai dilakukan, maka matikan charger dan lepas kabelnya. Setelah itu pasang kembali tutup ventilasi aki. Terakhir, masukkan kembali aki pada mesin mobil dengan sempurna.

Ciri-Ciri Cas Aki Mobil Sudah Penuh

Terdapat beberapa ciri atau indikator yang menunjukkan bahwa pengisian daya sudah penuh dan selesai dilakukan. Karena biasanya pengisian daya ini tidak selalu sesuai dengan durasi waktu yang sudah disebutkan sebelumnya. Karena cepat atau lambatnya pengisian cas aki mobil tergantung dari kapasitas aki itu sendiri.

Oleh karena itu, perlu diketahui pula beberapa ciri yang menunjukkan bahwa aki mobil sudah selesai diisi atau dicas. Sehingga, dapat menghindari pengecasan atau pengisian daya pada aki yang terlalu overload. Serta dapat menghindari pemberhentian pengisian daya yang belum penuh atau full. Untuk lebih jelasnya, simak beberapa cirinya di bawah ini!

1.     Lampu Indikator

Ciri pertama ada pada lampu indikator. Biasanya, terdapat beberapa charger yang memiliki lampu indikator yang akan menunjukkan kondisi pengisian daya. Sehingga, apabila cas aki mobil sudah penuh biasanya akan terdapat lampu indikator yang menyala. Artinya, pengisian sudah selesai dilakukan dan segera matikan chargeran tersebut.

2.     Charger Berhenti Mengisi

Ciri berikutnya ini ada pada mayoritas chargeran aki yang modern. Sehingga, tidak perlu melakukan pengecekan apapun. Karena chargeran aki dapat mendeteksi dengan sendirinya apabila pengisian sudah selesai dilakukan. Sehingga, cas aki mobil akan mati dan berhenti apabila pengecasan sudah penuh atau full.

3.     Alarm

Untuk beberapa model chargeran, biasanya dilengkapi oleh timer. Apabila cas aki mobil sudah selesai dilakukan, biasanya alarm pada timer tersebut akan segera berbunyi. Sehingga, kabel chargeran harus segera dicabut. Pada ciri ketiga ini, daya chargeran harus tetap dimatikan secara manual.

4.     Multitester

Ciri terakhir ini dapat dilakukan apabila beberapa ciri di atas tidak terjadi pada chargeran. Sehingga, dapat melakukan pengecekan multitester. Caranya adalah letakkan alat tester pada dua kutub yang terletak di aki mobil. Apabila pengisian sudah penuh, maka voltmeter akan menunjukkan angka 12-12,5 Volt. Apabila kurang, maka pengisian belum penuh.

Baca Juga : Bengkel Remap Resmi dari Dokter Mobil Untuk Anda

Untuk mendapatkan hasil cas aki mobil lebih maksimal, maka disarankan untuk mendatangi bengkel mobil berkualitas dan terpercaya. Misalnya bengkel Dokter Mobil yang memiliki standar ISO. Serta menyediakan free general checkup mobil dan memungkinkan pengguna mobil untuk melakukan servis mobil secara rutin, misalnya tune up berkala.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Ingin Reservasi
Sekarang ?

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️


Hubungi CS Sekarang

Penulis Sejak Sept 2021

Dokter Mobil | Bengkel Mobil Terdekat - Spesialis Upgrade Performance - Logo

Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *