📢 SELAMAT!! Kamu dapat promo service special di Dokter Mobil! Ambil promo-nya dengan cara klik di sinil Klik Disini   📢 Nantikan Promo Special Bulan Ini Untuk Domo Lovers, Lihat Promo Dengan Cara Klik Tombol Klik Disini   ⏩ Cek Juga Youtube Dokter Mobil Untuk Informasi Seputar Otomotif Klik Disini
bengkel mobil terdekat

Tips dan Trik Lolos Uji Emisi, Lakukan dengan Hal Ini!

Tips dan Trik Lolos Uji Emisi

Isu polusi udara di Jakarta saat ini membuat pemerintah gencar mewajibkan mobil di atas 3 tahun untuk uji emisi, bagaimana agar lolos uji emisi ini?

Uji emisi itu adalah suatu uji yang dilakukan pada kendaraan bermotor, yang mana tujuannya yaitu mengurangi gas rumah kaca atau berbagai polutan berbahaya lainnya yang dihasilkan dari mesin kendaraan.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, bahwa uji ini adalah salah satu strategi terbaik untuk mengatasi polusi udara di berbagai kota.

Di DKI Jakarta sendiri, uji emisi kendaraan ini sebenarnya sudah diatur sejak lama dalam Perda No. 2/2005 yang berisi tentang batas emisi gas buang kendaaraan sebagai salah satu upaya pengendalian pencemaran udara (di pasal 19).

Berbagai kota pun juga mulai menerapkan uji emisi ini demi lingkungan kota yang lebih sehat dan bebas polusi udara berbahaya.

Nah, bagaimana konsep uji emisi itu dan bagaimana caranya agar kendaraan Anda, khususnya mobil, bisa lolos dari segala pengujian gas buang kendaraan yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang?

Simaklah informasi selengkapnya mengenai uji emisi di artikel blog ini.

Mengenal Uji Emisi

Uji emisi adalah suatu pengujian untuk kendaraan bermotor, khususnya mobil Anda, yang ditujukan untuk mengurangi polutan berbahaya dan juga gas rumah kaca dari mesin kendaraan.

Umumnya, pengujian ini dilakukan dengan memasangkan suatu alat yang dapat mendeteksi gas di bagian kendaraan, dengan catatan kendaraan harus dalam kondisi hidup, kecuali alat-alat elektronik di sana (radio, lampu, atau pendingin udara).

Reservasi Sekarang

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami,
cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️

Uji ini dilakukan selama kurang lebih 5 – 7 menit, dan setelah itu kadar pada asap kendaraan akan dicatat, mulai dari kandungan hidrokarbon, karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO2), nitrogen oksida (NO), dan tentu saja oksigen (O2).

Nantinya, jika kendaraan Anda lulus uji ini, Anda akan diberikan sertifikat lulus pengujian emisi, dan Anda dapat kembali mengendarai kendaraan seperti biasa.

Manfaat Uji Emisi

Nah, mengapa setiap kendaraan bermotor harus melakukan uji emisi gas buang? Berikut ini manfaat uji ini bagi kendaraan Anda.

  1. Memberikan informasi sebenarnya mengenai kondisi kendaraan serta efektivitas pembakaran bahan bakar dalam mesinnya, sehingga uji ini akan memperlihatkan apakah kendaraan tersebut dalam keadaan baik dan layak untuk digunakan.
  2. Membantu Anda mengurangi polusi udara dari sisa gas buang kendaraan bermotor
  3. Menjadi salah satu bentuk perawatan kendaraan Anda sendiri dan juga perawatan lingkungan karena dapat memberikan dampak yang baik, apalagi jika Anda menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan tersebut, memiliki bilangan oktan yang tinggi serta kadar sulfur yang rendah.

Pentingnya Uji Emisi

Uji emisi ini diwajibkan bagi seluruh warga yang memiliki kendaraan bermotor.

Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, terutama pada pasal 206.

Dalam PP ini, setiap kendaraan yang menghasilkan emisi harus memenuhi ketentuan baku mutunya, di mana syaratnya kendaraan itu telah dipakai lebih dari 3 tahun.

Hasil uji emisi ini akan digunakan sebagai dasar pengenaan tarif pajak kendaraan bermotor.

Untuk biayanya sendiri cukup beragam, tergantung lokasinya di mana. Terkadang ada beberapa daerah yang menetapkan uji emisi gratis, ada juga yang berbayar sekitar lebih dari 100 ribu rupiah.

Baca Juga: 6 Penyebab Mobil Tidak Lolos Uji Emisi

Alat untuk Uji Emisi

  1. Gas Analyzer

Alat ini berguna untuk menguji kendaraan berbahan bakar bensin, di mana terdapat berbagai gas yang akan dianalisis, yaitu karbon monoksida, karbon dioksida, hidrokarbon/HC, oksigen, lambda/AFR.

Karbon monoksida mengukur tingkat keborosan bahan bakar yang digunakan, karbon dioksida mengukur tingkat pembakaran yang sempurna dari kendaraan tersebut.

Sedangkan hidrokarbon mengukur seberapa besarnya bensin yang dibuang dapat menghasilkan energi.

  1. Opacity Smoke Meter

Opacity Smoke Meter adalah alat untuk mengukur kendaraan berbahan bakar diesel, kepekatan asap yang dikeluarkan oleh knalpot

Tips dan Trik Lolos Uji Emisi

Nah, bagaimana sih caranya agar kendaraan Anda dapat melawati serangkaian uji emisi dengan baik, terkhusus bagi kendaraan yang tidak lolos uji emisi?

  1. Jaga Rutinitas Servis Berkala

Disiplin dalam menjalankan servis berkala sangatlah penting. Ini mencakup penggantian pelumas, melakukan tune-up, dan membersihkan beberapa komponen mesin pada kendaraan Anda.

Dengan mengikuti jadwal servis ini, mesin Anda akan terus berada dalam kondisi terbaiknya. Hasilnya, performa mesin akan lebih optimal, emisi gas buang pun dapat ditekan dan efisiensi bahan bakar meningkat.

  1. Lakukan Pembersihan Karbon (Carbon Cleaning)

Seiring penggunaan, karbon dapat menumpuk di mesin kendaraan Anda. Lapisan karbon ini dapat merugikan kinerja mesin dan menjadi penyebab gagalnya uji emisi.

Khususnya bagi kendaraan yang telah berusia lebih dari 5 tahun, pembersihan karbon menjadi suatu keharusan. Melakukan pembersihan ini minimal sekali dalam setahun dapat membantu menjaga kinerja mesin dan meningkatkan peluang lolos uji emisi.

  1. Periksa Komponen Penting Kendaraan

Beberapa komponen kendaraan memainkan peran penting dalam hasil uji emisi.

Pastikan untuk memeriksa saluran masuk bahan bakar, filter udara, sistem pendingin, pelumas mesin, busi, dan koil.

Semua ini memengaruhi komposisi emisi seperti hidrokarbon dan karbon monoksida.

  1. Pilih Bahan Bakar Berkualitas

Gunakan bahan bakar yang sesuai dengan rekomendasi untuk kendaraan Anda.

Bahan bakar berkualitas tinggi, seperti yang tersedia di SPBU Pertamina, dapat menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna. Pembakaran yang baik berkontribusi pada emisi yang lebih bersih.

  1. Periksa Knalpot dan Saluran Gas Buang

Knalpot dan saluran gas buang memiliki dampak signifikan terhadap performa mesin dan emisi gas buang. Seiring waktu, knalpot dapat mengalami kerusakan seperti kebocoran dan adanya keropos.

Ini dapat mengganggu sirkulasi gas buang dan mempengaruhi efisiensi bahan bakar. Pastikan untuk secara berkala memeriksa kondisi knalpot dan segera lakukan perbaikan jika ada kebocoran.

Selain itu, jangan lupakan periksaan pada catalytic converter yang berfungsi sebagai penyaring gas berbahaya.

  1. Hindari Modifikasi Berlebihan

Menghindari modifikasi berlebihan pada kendaraan Anda adalah langkah bijak. Modifikasi yang tidak tepat dapat berdampak buruk pada efisiensi dan emisi kendaraan. Pastikan kendaraan tetap dalam kondisi seperti di pabrik.

Ingin Lolos Uji Emisi? Tune Up Jet Clean di Dokter Mobil Aja!

Rujukan:

https://peraturan.go.id/id/perda-provinsi-dki-jakarta-no-2-tahun-2005

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Hubungi CS Sekarang

Ditinjau oleh team teknisi

Penulis Sejak Sept 2021

Dokter Mobil | Bengkel Mobil Terdekat - Spesialis Upgrade Performance - Logo

Artikel Lainnya

Links

‼️ FREE GENERAL CHECK UP ‼️

Saya mau ambil promo free general checkup!

Form Reservasi

Main Form