📢 SELAMAT!! Kamu dapat promo service special di Dokter Mobil! Ambil promo-nya dengan cara klik di sinil Klik Disini   📢 Nantikan Promo Special Bulan Ini Untuk Domo Lovers, Lihat Promo Dengan Cara Klik Tombol Klik Disini   ⏩ Cek Juga Youtube Dokter Mobil Untuk Informasi Seputar Otomotif Klik Disini
bengkel mobil terdekat

5 Efek Buruk Akibat Oli Mesin Terlalu Kental

5 Efek Buruk Akibat Oli Mesin Terlalu Kental

Banyak orang yang mungkin tidak menyadari bahwa oli mesin yang terlalu kental dapat menyebabkan banyak masalah serius.

Konsistensi oli mesin yang berbeda dapat menyebabkan masalah yang berbeda, tetapi kesimpulan akhirnya adalah bahwa apa pun konsistensi yang terlalu kental akan memiliki efek yang merugikan bagi mesin Anda.

Akibat Oli Mesin Terlalu Kental

Meski sama-sama oli mesin, namun konsistensi oli mesin memiliki perbedaan yang dapat berefek pada kondisi mesin. Berikut adalah beberapa akibat oli mesin terlalu kental yang harus Anda ketahui:

  1. Biaya Perbaikan yang Tinggi

Penggunaan oli mesin yang lebih kental pada mobil dapat mengakibatkan biaya perbaikannya jadi lebih tinggi karena oli yang lebih kental bisa menghalangi aliran oli yang cukup melalui mesin.

Ini dapat menyebabkan panas yang lebih tinggi di mesin, yang dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut.

Dilansir dari American Automobile Association (AAA), ketika oli yang terlalu kental digunakan dalam mesin, pembuangan panas yang efisien terhambat dan panas yang berlebihan terkumpul di berbagai bagian mesin, yang dapat menyebabkan kerusakan serius.

Ini dapat meningkatkan biaya perbaikan karena biaya pembelian dan instalasi bagian-bagian yang rusak juga dapat meningkat. Selain itu, biaya perawatan yang lebih tinggi dapat dikaitkan dengan penggunaan oli mesin yang kental.

  1. Usia Mesin yang Lebih Pendek

Penggunaan oli mesin yang lebih kental dapat mengurangi usia mesin karena berpotensi menyebabkan masalah jangka panjang.

Oli dengan viskositas yang kurang tepat dapat menghambat aliran oli yang tepat ke seluruh komponen mesin.

Reservasi Sekarang

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami,
cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️

Hal ini dapat menyebabkan terjadinya panas yang berlebihan, meningkatnya gesekan di antara komponen mesin, serta kebocoran oli.

Dengan demikian, komponen mesin dapat mengalami kerusakan cepat akibat kinerja yang buruk dan panas yang berlebihan.

Sebuah studi yang dipublikasikan di National Center for Biotechnology Information menunjukkan bahwa penggunaan oli mesin yang tepat adalah penting untuk menjaga kinerja mesin yang optimal.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa perbedaan viskositas antara oli mesin yang direkomendasikan dan yang digunakan benar-benar dapat mempengaruhi usia mesin.

Jadi, penggunaan oli mesin yang lebih kental dapat menyebabkan masalah jangka panjang pada mesin mobil, sehingga dapat mengurangi usia mesin.

Oleh karena itu, sangat penting bagi pemilik mobil untuk menggunakan oli mesin yang direkomendasikan oleh produsen mobil.

Hal ini akan memastikan bahwa mesin mobil tetap berjalan dengan baik dan efisien selama jangka waktu yang lama.

  1. Kualitas Oli Mesin yang Berubah

Penggunaan oli mesin yang lebih kental pada mobil dapat menyebabkan kualitas oli mesin berubah karena ketika oli mesin menjadi lebih kental, itu akan meningkatkan tekanan pada sistem pelumasan, yang dapat menyebabkan komponen dalam mesin menjadi terlalu panas.

Hal ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada komponen mesin, seperti piston dan katup.

Selain itu, dengan menggunakan oli mesin yang lebih kental, kotoran dan partikel lainnya akan menumpuk di dalam mesin, yang dapat menyebabkan penurunan kualitas oli mesin.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal SAE International, penggunaan oli mesin yang lebih kental dapat menyebabkan kerusakan pada mesin.

Studi ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan oli mesin yang lebih kental, tekanan minyak pelumas akan meningkat secara signifikan.

Ini akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada bagian-bagian mesin, seperti piston dan katup.

Selain itu, partikel kotoran dan lainnya akan menumpuk di dalam mesin, yang akan menyebabkan penurunan kualitas oli mesin.

Baca Juga: Dampak Gram Besi pada Oli dan Solusinya yang Ampuh

  1. Kinerja Mesin yang Buruk

Penggunaan oli mesin yang lebih kental pada mobil dapat mengakibatkan kinerja mesin jadi buruk karena oli yang kental terlalu kental untuk melumasi mesin dengan baik.

Penelitian yang dilakukan oleh National Institute for Automotive Service Excellence (ASE) menyatakan bahwa oli mesin yang terlalu kental dapat mengurangi aliran oli ke sistem pelumasan mesin dan menyebabkan mesin tidak berfungsi dengan baik.

Selain itu, oli yang terlalu kental juga dapat membentuk endapan di bagian dalam mesin, yang dapat menyebabkan mesin menjadi panas dan mengalami kerusakan jangka panjang.

Oleh karena itu, penting untuk menggunakan oli mesin yang sesuai dengan spek yang disarankan oleh produsen mobil Anda untuk menjaga kinerja mesin Anda tetap optimal.

  1. Kerusakan Akibat Eksesif

Oli mesin yang lebih kental dapat mengakibatkan kerusakan eksesif karena oli terlalu kental dapat menyebabkan temperatur mesin meningkat.

Oli terlalu kental akan menghalangi aliran udara yang diperlukan untuk menyejukkan komponen mesin, sehingga panas yang dihasilkan oleh mesin tidak dapat diserap dengan baik.

Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada bagian dalam mesin.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh National Institute of Automotive Service Excellence (ASE), kerusakan akibat eksesif dapat terjadi karena komponen mesin yang terlalu panas, yang disebabkan oleh oli mesin yang terlalu kental.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa oli yang lebih kental akan menyebabkan komponen mesin lebih cepat mengalami keausan, sehingga bisa menyebabkan mesin Anda menjadi rusak.

Cara Mengetahui Viskositas Oli Mesin yang Tepat

Berikut beberapa cara untuk mengetahui viskositas oli mesin yang tepat untuk mobil:

1. Merujuk pada Buku Manual Kendaraan:

  • Cara terbaik untuk mengetahui viskositas oli yang tepat adalah dengan merujuk pada buku manual kendaraan. Di sana, tercantum spesifikasi oli yang direkomendasikan oleh pabrikan, termasuk viskositasnya.

2. Memeriksa Kode SAE:

  • Viskositas oli mesin umumnya ditunjukkan dengan kode SAE (Society of Automotive Engineers). Kode ini terdiri dari dua angka dan huruf “W” (winter). Contohnya, 10W-30.
  • Angka pertama (sebelum “W”) menunjukkan tingkat kekentalan oli pada suhu dingin. Semakin kecil angkanya, semakin encer oli pada suhu dingin.
  • Angka kedua (setelah “W”) menunjukkan tingkat kekentalan oli pada suhu tinggi. Semakin besar angkanya, semakin kental oli pada suhu tinggi.

3. Menentukan Viskositas Berdasarkan Faktor Lain:

  • Faktor lain yang dapat dipertimbangkan dalam memilih viskositas oli, seperti:
    • Usia mobil: Mobil yang lebih tua umumnya membutuhkan oli yang lebih kental.
    • Kondisi iklim: Di daerah dengan iklim panas, oli yang lebih kental mungkin lebih cocok.
    • Tipe mesin: Mesin dengan teknologi yang lebih canggih mungkin memerlukan oli dengan viskositas yang lebih rendah.

4. Konsultasi dengan Ahli:

  • Jika Anda masih ragu, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli, seperti mekanik atau bengkel terpercaya, untuk mendapatkan rekomendasi oli yang tepat untuk mobil Anda.

Gejala Oli Mesin Terlalu Kental

Berikut beberapa gejala atau tanda-tanda bahwa oli mesin terlalu kental pada mobil:

  • Mesin sulit dihidupkan: Oli yang terlalu kental dapat membuat mesin lebih sulit untuk berputar saat start.
  • Suara mesin kasar: Oli yang terlalu kental dapat menyebabkan suara mesin lebih kasar dan berisik.
  • Performa mesin menurun: Oli yang terlalu kental dapat menyebabkan performa mesin menurun, seperti akselerasi yang lambat dan konsumsi bahan bakar yang boros.
  • Tekanan oli tinggi: Oli yang terlalu kental dapat menyebabkan tekanan oli di dalam mesin menjadi tinggi, yang dapat merusak komponen mesin.
  • Suhu mesin tinggi: Oli yang terlalu kental dapat menyebabkan suhu mesin menjadi lebih tinggi dari normal.

Risiko dan Efek Oli Mesin Terlalu Encer

Berikut beberapa risiko dan efek menggunakan oli mesin yang terlalu encer pada mobil:

  • Pelumasan tidak optimal: Oli yang terlalu encer tidak dapat memberikan pelumasan yang optimal pada komponen mesin, sehingga dapat menyebabkan keausan dan kerusakan.
  • Kebocoran oli: Oli yang terlalu encer dapat bocor dari celah-celah kecil di mesin.
  • Tekanan oli rendah: Oli yang terlalu encer dapat menyebabkan tekanan oli di dalam mesin menjadi rendah, yang dapat menyebabkan kerusakan komponen mesin.
  • Suhu mesin tinggi: Oli yang terlalu encer tidak dapat membantu mendinginkan mesin dengan baik, sehingga dapat menyebabkan suhu mesin menjadi lebih tinggi dari normal.

Oleh karena itu, penting untuk menggunakan oli mesin dengan viskositas yang tepat untuk mobil Anda. Oli yang terlalu kental atau terlalu encer dapat menyebabkan berbagai masalah pada mesin.

Tips:

  • Selalu ganti oli mesin secara berkala sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
  • Gunakan oli mesin berkualitas tinggi dengan viskositas yang tepat untuk mobil Anda.
  • Periksa kondisi oli mesin secara rutin, dan ganti oli jika sudah terlihat kotor atau berwarna hitam.

Kondisi ini juga dapat menyebabkan biaya perbaikan yang jauh lebih tinggi.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa oli mesin yang terlalu kental dapat menyebabkan masalah yang berbeda, tetapi semuanya akan berakibat buruk.

Biaya perbaikan, usia mesin yang lebih pendek, kualitas oli mesin yang berubah, kinerja mesin yang buruk, dan kerusakan akibat eksesif adalah beberapa akibat yang harus dipertimbangkan.

Oleh karena itu, penting untuk memilih jenis oli mesin yang tepat dan menjaga konsistensi yang benar agar mesin Anda dapat beroperasi dengan optimal.

Itulah sebabnya, pastikan Anda menggunakan oli mesin yang tepat sesuai dengan tingkat kekentalannya. Ini akan memastikan bahwa mesin Anda dapat berfungsi dengan baik dan Anda dapat menghindari masalah di masa depan.

Jika Anda bingung tentang jenis oli mesin yang tepat, maka pastikan untuk berkonsultasi dengan mekanik profesional. Mereka dapat memberi Anda saran yang sesuai dengan mesin Anda dan memberi Anda hasil yang optimal.

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Hubungi CS Sekarang

Ditinjau oleh team teknisi

Penulis Sejak Sept 2021

Dokter Mobil | Bengkel Mobil Terdekat - Spesialis Upgrade Performance - Logo

Artikel Lainnya

mencegah korosi pada mesin mobil

Cara Mencegah Korosi pada Mesin Mobil

Korosi pada mesin mobil adalah masalah umum yang dapat merusak kinerja dan keandalan kendaraan. Korosi terjadi ketika logam pada mesin terpapar kelembaban, udara, dan zat-zat

Links

‼️ FREE GENERAL CHECK UP ‼️

Saya mau ambil promo free general checkup!