📢 SELAMAT!! Kamu dapat promo service special di Dokter Mobil! Ambil promo-nya dengan cara klik di sinil Klik Disini   📢 Nantikan Promo Special Bulan Ini Untuk Domo Lovers, Lihat Promo Dengan Cara Klik Tombol Klik Disini   ⏩ Cek Juga Youtube Dokter Mobil Untuk Informasi Seputar Otomotif Klik Disini
bengkel mobil terdekat

5 Penyebab CVT Mobil Jebol, Wajib Waspada!

Saat ini hampir semua mobil matic menggunakan CVT untuk sistem transmisinya, contohnya pada Honda City, Hyundai Creta, hingga Daihatsu Rocky. Mudah digunakan dan andal dalam penggunaannya, membuat jenis transmisi ini banyak digunakan dan digemari. Sayangnya, ada satu permasalahan yang kerap kali menerpa transmisi ini, yakni CVT mobil jebol. 

Selain itu karena merupakan komponen satu kesatuan, membuat kerusakan pada CVT membuat proses perbaikannya perlu dibongkar total dan juga dilakukan pergantian secara total. Agar permasalahan ini bisa Anda hindari, berikut ini informasi seputar penyebab transmisi CVT mobil jebol hingga cara perawatannya agar terhindar dari kerusakan yang patut Anda simak. 

Penyebab Transmisi CVT Mobil Jebol

Penyebab Transmisi CVT Mobil Jebol

CVT (Continuously Variable Transmission) adalah sistem transmisi otomatis yang dapat mengubah secara langsung untuk menyesuaikan putaran mesin dengan kecepatan mobil. Jenis transmisi ini menawarkan sejumlah besar keuntungan, namun juga memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya adalah masalah lebih gampang jebol atau alami kerusakan.

Ketika CVT mobil jebol, kebanyakan orang merasa bingung karena mereka tidak tahu penyebab yang mendasarinya. Ada berbagai alasan mengapa CVT mobil jebol, yang semuanya berkaitan dengan bagaimana transmisi ini dirancang dan digunakan. Mari kita bahas beberapa penyebab utama CVT mobil jebol.

  1. Transmisi CVT Alami Overheat

Pertama, CVT mobil dapat jebol karena panas yang berlebihan. Seperti halnya semua sistem otomatis lainnya, CVT mobil memerlukan pendingin untuk mencegah kerusakan akibat panas berlebihan. Jika pendingin tidak berfungsi dengan benar, panas yang dihasilkan dari transmisi akan terlalu tinggi dan dapat menyebabkan kerusakan.

  1. Tidak Dilakukan Perawatan dengan Baik dan Benar

Kedua, CVT mobil dapat jebol jika tidak dipelihara dengan benar. Meskipun sistem ini cukup kuat, dia masih membutuhkan pemeliharaan rutin untuk menjaga agar berfungsi dengan baik. Bila tidak dilakukan, oli transmisi akan berubah warna dan mengendap, yang dapat menyebabkan kerusakan.

  1. Kesalahan dalam Penggunaan

Ketiga, CVT mobil dapat jebol jika terjadi penyimpangan dalam pemakaian. Meskipun CVT mobil merupakan transmisi otomatis yang fleksibel, masih ada batasan dalam hal kecepatan tinggi dan jarak tempuh yang diizinkan. Penyimpangan tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada transmisi, yang menyebabkan jebol.

  1. Komponen di dalam Transmisi Alami Kerusakan

Keempat, CVT mobil dapat jebol jika ada masalah dengan komponennya. Ada beberapa komponen kunci dalam sistem transmisi ini, seperti variator, pulley, belt, dan lainnya. Jika ada masalah dengan salah satu dari komponen ini, transmisi dapat jebol.

Reservasi Sekarang

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami,
cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️

  1. Oli Transmisi Kualitasnya Kurang Baik

Kelima, CVT mobil dapat jebol jika ada masalah dengan oli transmisi. Oli transmisi yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan pada sistem ini. Oli yang terlalu encer dapat membuat transmisi jebol, karena kurangnya pelumasan.

Baca Juga: 4 Efek Oli Transmisi Mobil Kotor

Cara Mencegah Transmisi CVT Mobil Jebol

Ciri-ciri Transmisi Mobil Matic Rusak

Setelah mengetahui apa saja yang dapat menjadi penyebab transmisi CVT mobil jebol, kini saatnya mengetahui seperti apa kiat-kiat mencegah transmisi CVT mobil jebol atau alami kerusakan. 

Kebanyakan orang tahu bahwa CVT mobil jebol adalah masalah serius yang harus dihindari, namun mereka tidak tahu cara mencegahnya. Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah CVT mobil jebol:

  1. Lakukan Perawatan Rutin

Pertama, pastikan untuk melakukan pemeliharaan rutin. Sistem CVT mobil memerlukan pemeliharaan rutin untuk menjaga agar berfungsi dengan baik. Jika pemeliharaan ini tidak dilakukan, minyak transmisi dapat berubah warna dan mengendap, yang dapat menyebabkan kerusakan.

  1. Gunakan Oli Transmisi Mobil yang Tepat

Kedua, gunakan oli transmisi yang tepat. Oli transmisi yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan pada sistem ini. Oli terlalu encer akan menyebabkan kurangnya pelumasan, yang dapat menyebabkan jebol.

  1. Gunakan Transmisi CVT dengan Kaidah Penggunaan yang Benar

Ketiga, pastikan untuk menggunakan CVT mobil dengan benar. Meskipun sistem ini fleksibel, ada batasan dalam hal kecepatan tinggi dan jarak tempuh yang diizinkan. Penyimpangan tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada transmisi, yang dapat menyebabkan jebol.

  1. Gunakan dan Perhatikan Sistem Pendingin Transmisi

Keempat, gunakan dan perhatikan agar kondisi pendingin dalam keadaan yang baik. Seperti halnya semua sistem otomatis lainnya, CVT mobil memerlukan pendingin untuk mencegah kerusakan akibat panas berlebihan. Jika pendingin tidak berfungsi dengan benar, panas yang dihasilkan dari transmisi akan terlalu tinggi dan dapat menyebabkan kerusakan.

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Hubungi CS Sekarang

Penulis Sejak Sept 2021

Dokter Mobil | Bengkel Mobil Terdekat - Spesialis Upgrade Performance - Logo

Artikel Lainnya