New Year 2022 Countdown

Days
Hours
Minutes
pengusaha bengkel

Menghitung Profit Pengusaha Bengkel Mobil Yang Baru Dirintis

Terkadang, masih ada beberapa orang yang ragu untuk memutuskan menjadi seorang pengusaha bengkel mobil karena beberapa faktor. Salah satunya adalah nilai profit dari bengkel yang baru saja dirintis tidak terlalu besar. Bahkan, modal awal yang harus disediakan cukup besar.

Terlebih, resiko gulung tikar masih cukup besar jika Anda tidak mengetahui bagaimana cara mengelola bisnis bengkel mobil. Padahal, keuntungan dari usaha bisnis mobil ini sangat besar jika telah berkembang. Anda harus tahu bagaimana cara mengembangkan bisnis bengkel mobil, terlebih musim pandemi covid-19 yang menyebabkan pelemahan ekonomi di Indonesia.

Cara Mengelola Bisnis Bengkel Mobil

pengusaha bengkelMembuka bisnis bengkel mobil di tengah pandemi ini memang harus diperhitungkan dengan matang. Ada beberapa hal yang harus dipikirkan terlebih dahulu, mulai dari lokasi, anggaran modal, menentukan nama bengkel, serta layanan servis yang disediakan.

Jika pengusaha bengkel tidak memikirkan hal tersebut, dapat dipastikan jika usaha yang dirintis tidak dapat berkembang secara pesat. Oleh sebab itu, ada beberapa cara untuk mengelola bisnis servis kendaraan roda empat ini agar dapat berkembang pesat meskipun dalam kondisi pandemi covid-19. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Menentukan Lokasi untuk Bengkel Mobil

Cara pertama, lakukan penyurveyan lokasi untuk bengkel mobil sebelum ditempati. Pastikan jika di radius 1 hingga 2 kilometer tidak ada bengkel mobil selain tempat Anda.

Tujuannya agar tidak ada persaingan bisnis yang kompetitif. Sebab, bisnis bengkel mobil yang baru dirintis tidak dapat berkembang jika bersaing dengan bengkel mobil di tempat yang sama.

  1. Menyiapkan Modal Awal

Cara kedua, segera siapkan modal awal untuk membangun bisnis bengkel mobil. Sebagai pengusaha bengkel, Anda wajib mempersiapkan modal awal cukup besar. Modal tersebut digunakan untuk menyewa lahan, perkakas bengkel mobil, hingga biaya operasional bengkel. Jika bisnis ini dikelola dengan benar, maka modal awal membuka bengkel mobil akan kembali hanya dalam hitungan beberapa tahun saja.

  1. Membangun Interaksi dengan Konsumen Melalui Media Sosial

Cara ketiga, bangun interaksi dengan konsumen melalui media sosial. Media sosial menjadi salah satu cara gratis untuk membangun brand awareness agar bengkel mobil dapat dikenal secara luas oleh para pemilik kendaraan roda empat.

Anda bisa membuat konten dan memposting melalui media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twitter, atau Instagram. Selain itu, Anda juga dapat membuat website khusus untuk memberikan informasi terupdate tentang bengkel mobil yang Anda rintis.

  1. Bekerja Sama dengan Bengkel Ternama Menggunakan Sistem Franchise

Dan cara terakhir adalah membangun kerjasama dengan bengkel ternama menggunakan sistem franchise. Dengan menggunakan sistem franchise, pengusaha bengkel akan mendapat pasokan peralatan bengkel terbaru dan sesuai standar.

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan nama bengkel mobil tersebut. Sehingga, Anda tidak perlu membangun brand awareness bengkel mobil untuk menarik minat konsumen.

Dokter Mobil, Bengkel Ternama yang Siap Bekerja sama dengan Pengusaha Otomotif dengan Sistem Franchise

Dokter Mobil merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, terutama servis mesin kendaraan, servis komponen AC mobil, remap ECU, hingga cuci darah. Tak perlu diragukan lagi, nama Dokter Mobil telah dikenal oleh banyak konsumen.

Sebab, Dokter Mobil telah membuka 17 cabang bengkel yang tersebar di kawasan Jabodetabek, Surabaya, serta Makassar. Oleh sebab itu, tak perlu diragukan lagi kualitas dan kuantitas dari Dokter Mobil.

Dokter Mobil kini membuka kesempatan untuk para pengusaha bengkel guna bekerja sama dengan sistem franchise. Sehingga, bengkel yang dirintis dapat berkembang pesat hanya dalam hitungan beberapa tahun saja.

Baca Juga : Ketahui Estimasi Biaya Service Mobil Avanza

Selain itu, modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar. Resiko bisnis bengkel mobil dapat diminimalisir, karena tim Dokter Mobil akan membantu segala operasional cabang bengkel yang Anda rintis.

Bagi Anda yang ingin bermitra dengan kami, maka biaya kerjasama sistem franchise ini membutuhkan dana modal awal sekitar 1,3 Miliar rupiah. Biaya tersebut untuk franchise fee dan biaya mitra dengan Dokter Mobil.

Dengan biaya tersebut, Anda mendapatkan peralatan servis dan tune up kendaraan yang juga digunakan oleh cabang Dokter Mobil pusat. Bagi Anda pengusaha bengkel mobil yang ingin sukses dalam merintis usaha otomotif, maka segera bermitra dengan Dokter Mobil.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest Posts

Bingung Check Up Beli Mobil Bekas? Dokter Mobil adalah Solusinya
Menyimpan Hand Sanitizer Gel di Mobil, Bolehkah?
Daya Tarik Hyundai Palisade Terhadap Pecinta Mobil Indonesia
8 Alasan Anda Harus Menggunakan Produk Anti Limbung Mobil di Dokter Mobil
Ciri Kipas Radiator Lemah Yang Mulai Terjadi Pada Mobil Anda