New Year 2022 Countdown

Days
Hours
Minutes
biaya ganti air radiator mobil

Ketahui Biaya Ganti Air Radiator Mobil dan Kapan Jadwalnya

Sebenarnya, biaya ganti air radiator mobil cukup terjangkau. Selain itu, keberadaan dan fungsinya pun sangatlah penting untuk mobil. Bila tidak dirawat dengan baik, bukan tidak mungkin kendaraan mendapatkan berbagai kendala.

Perawatannya memang terbilang mudah, yakni cukup menguras air radiator secara terjadwal agar kondisi radiator selalu terjaga. Tetapi, mungkin banyak dari orang yang belum paham kapan waktu yang tepat untuk mengganti air pada radiator. Radiator sendiri sangat berhubungan dengan suhu pada mobil.

Dengan adanya air radiator pada mesin, maka suhu mesin mobil akan tetap terjaga dan menjadi tidak terlalu panas atau overheat. Lakukan perawatan secara berkala dengan begitu kondisi radiator akan selalu prima. Terdapat beberapa cara dalam merawat kondisi radiator mobil, salah satunya yaitu dengan menguras radiator pada mobil.

Biaya Ganti Air Radiator Mobil dan Waktu Untuk Menggantinya

biaya ganti air radiator mobil

Biaya ganti air radiator pada mobil memang tergolong murah dan terjangkau. Namun itu juga tergantung dari produk atau merek yang digunakan. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp. 70.000-an hingga Rp. 150.000. Itu merupakan harga produk standar dan biasanya digunakan banyak kendaraan.

Ada yang lebih murah? Mungkin ada, namun jangan lupakan kualitas produknya.

Ada yang lebih mahal? Tentu ada, jika budget memadai maka tidak ada salahnya untuk membeli produk berkualitas tinggi.

Terlepas dari itu, kapan air radiator harus diganti? Berikut ini adalah beberapa gejala yang menandakan bahwa air radiator harus segera diganti. Simak penjelasannya!

  1. Sudah melewati jarak tempuh

Hal pertama yang menjadi indikasi air pada radiator mobil harus diganti adalah pada saat mobil telah melewati batas jarak tempuh yang biasanya telah direkomendasikan oleh pabrik. Untuk dapat mengetahui batas jarak tempuh sebuah mobil dapat dicek di buku manual pemilik kendaraan yang biasanya terdapat di bagian perawatan berkala. Sebagai contoh, mobil seperti Honda Brio melakukan penggantian air radiator pertama kali setelah menempuh jarak 160.000 km. Maka untuk penggantian air radiator selanjutnya dilakukan pada 80.000 km.

  1. Warna air radiator sudah keruh dan pudar

Jika kondisi warna air radiator sudah keruh dan sudah pudar, maka segeralah untuk mengganti air radiator tersebut. Sebab warna yang mencolok pada air radiator bukan berarti tanpa alasan, selain karena mengandung zat-zat yang berguna untuk memaksimalkan kerja radiator, warna pada air radiator juga menjadi indikasi kapan air radiator harus diganti. Jika saat dilakukan pengecekan warna pada air radiator sudah berubah keruh dan juga memudar, maka akan lebih baik jika segera untuk menggantinya. Walaupun jarak tempuh mobil belum melewati batas tempuh mobil yang direkomendasikan oleh pabrik.

  1. Air radiator seringkali berkurang

Selain warna air radiator yang keruh dan memudar, ciri lain air radiator yang harus segera diganti adalah saat air radiator seringkali berkurang. Karena air radiator yang berkurang berarti tandanya air radiator harus rajin di isi kembali secara rutin. Masalahnya, seringkali jika terjadi pengurangan pada air radiator malah ditambahkan dengan air mineral biasa dengan anggapan dapat menggantikan air pada radiator yang berkurang. Jelas hal tersebut salah dan mengakibatkan air radiator tidak lagi dalam kondisi yang prima dan membuatnya harus diganti secara keseluruhan.

  1. Muncul gejala overheat

Jika sewaktu-waktu mesin mobil menunjukkan gejala overheat walaupun gejala yang ditunjukkan masih ringan, akan lebih bagus jika segera melakukan penggantian air radiator. Hal ini juga menjadi hal terakhir yang dapat dijadikan sebuah acuan kapan sekiranya air radiator harus dikuras atau diganti.

Overheat pada mesin mobil juga dapat dicegah dan diatasi dengan cara melakukan pengecekan secara rutin pada bagian air radiator. Mesin mobil yang mengalami overheat biasanya terjadi karena disebabkan air radiator yang kehilangan kemampuan dalam menyerap panas pada mesin. Dan mengganti air radiator menjadi solusi terbaik yang dapat dilakukan dengan begitu mudah. Tetapi, akan lebih baik lagi jika memeriksa seluruh bagian radiator, sehingga masalah overheat pada mesin mobil dapat dipastikan hilang. dan biaya ganti air radiator mobil yang tidak mahal.

Baca Juga : Penyebab RPM Tidak Mau Naik

Nah, itulah empat hal yang dijadikan sebagai dasar atau patokan untuk menentukan sekiranya kapan waktu yang tepat untuk mengganti air radiator dan biaya ganti air radiator mobil. Perlu diperhatikan, agar kondisi radiator selalu prima, usahakan jangan sampai mengganti air radiator dengan air bekas AC atau bahkan air mineral biasa. Tidak perlu menunda untuk menggantinya karena biaya ganti air radiator mobil cukup terjangkau.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest Posts

Bingung Check Up Beli Mobil Bekas? Dokter Mobil adalah Solusinya
Menyimpan Hand Sanitizer Gel di Mobil, Bolehkah?
Daya Tarik Hyundai Palisade Terhadap Pecinta Mobil Indonesia
8 Alasan Anda Harus Menggunakan Produk Anti Limbung Mobil di Dokter Mobil
Ciri Kipas Radiator Lemah Yang Mulai Terjadi Pada Mobil Anda