📢 Nantikan Promo Special Bulan Ini Untuk Domo Lovers, Lihat Promo Dengan Cara Klik Tombol Klik Disini   ⏩ Cek Juga Youtube Dokter Mobil Untuk Informasi Seputar Otomotif Klik Disini

Katup EGR Kotor pada Mesin Diesel, Apa Saja Dampaknya?

katup egr kotor

Ingin Reservasi
Sekarang ?

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️


Hubungi CS Sekarang

Katup EGR kotor dapat menyebabkan berbagai masalah dengan aliran dan pengoperasian sistem EGR yang menyebabkan masalah kinerja mesin. Efek katup EGR yang kotor diantaranya terjadi pengurangan daya, pengurangan akselerasi, dan penurunan efisiensi bahan bakar. Tidak hanya kerusakan pada mesin, katup egr kotor juga menyebabkan emisi yang dihasilkan kendaraan meningkat.

EGR (Exhaust Gas Recirculation) merupakan teknologi katup yang berfungsi untuk mengalirkan sebagian gas dari sisa pembakaran (NOx) kembali ke intake manifold. Dengan adanya egr maka emisi gas buang menjadi rendah.  Tidak hanya mengurangi emisi gas buang, katup egr juga membantu kendaraan untuk mendapatkan udara yang lebih baik. Oleh karena itu, kondisi katup EGR harus senantiasa diperhatikan agar selalu dalam kondisi bersih. Sebab menggunakan solar dengan kualitas buruk maka akan membentuk kerak karbon yang membuat katup EGR kotor dan efeknya membuat performa mesin menurun dan meningkatkan emisi gas buang. Lalu, jika katup EGR kotor apa saja dampaknya terhadap mesin kendaraan? Simak penjelasannya di bawah ini.

Cara Kerja Katup EGR

Katup EGR merupakan komponen berukuran kecil yang dirancang untuk mengalirkan aliran gas buang ke intake manifold dalam jumlah yang tertentu. Oleh karena itu, katup EGR merupakan katup sederhana yang dapat menutup dan terbuka sesuai kebutuhan. Fungsi penting pada katup EGR yaitu untuk membuka dan mengarahkan gas sisa pembakaran ke dalam ruang bakar atau untuk menutup dan mencegah gas buang masuk. Fungsi katup EGR ini berbeda dengan konfigurasi sistem, jenis kontrol, dan sensor pada mesin. Artinya, dengan menghidupkan mesin maka katup EGR menjadi nyala dan menunggu dalam posisi yang tertutup untuk menghalangi aliran gas buang.

Mesin yang mencapai suhu operasi dan kecepatan meningkat setelah dihidupkan, maka katup EGR secara bertahap akan terbuka melalui vakum atau kontrol elektronik. Dengan kondisi katup yang terbuka maka memungkinkan pembakaran gas buang untuk masuk dan bergabung dengan campuran udara dan bahan bakar dalam ruang bakar. Jika kecepatan kendaraan cukup diperlambat atau berhenti, maka katup EGR secara bertahap juga akan menutup dan memblokir aliran gar buang. Perlu diketahui proses ini terus berlangsung selama mesin dijalankan. Setelah mesin dimatikan, maka katup EGR akan menutup.

Selain menggunakan EGR, beberapa kendaraan juga dapat menggunakan sistem tambahan untuk mengurangi emisi akibat pembentukan gas NOx, seperti:

  • Memperbesar overlapping valve
  • Merombak ruang pembakaran
  • Modifikasi timing pengapian
  • Menggunakan konverter katalitik untuk mengurangi Nox

Jenis Sistem Katup EGR

Mesin dengan bahan bakar bensin atau solar dengan common rail dapat menggunakan salah satu konfigurasi katup EGR yang berbeda, baik pada kendaraan yang lebih tua atau kendaraan keluaran terbaru. Sejauh ini terdapat enam jenis katup EGR dari keluaran tahun 1973 hingga saat ini, nah berikut beberapa jenis katup EGR yang pernah digunakan.

  • Katup EGR Ported (1973-1980)

Jenis katup EGR ini memiliki vakum diafragma yang terhubung untuk mengontrol aliran pembuangan gas. Katup EGR jenis ini dipasang di bagian bawah karburator atau intake manifold. Sistem EGR dapat bekerja jika mesin sudah mencapai suhu tertentu dan bekerja dengan beban berat.

  • Positive Backpressure EGR Valve (1973 keatas)

Katup EGR back pressure menggunakan back pressure pada saluran pembuangan gas untuk mengontrol saat pembukaan dan mengatur besarnya aliran gas buang yang akan kembali disirkulasikan ke dalam mesin. Pada sistem EGR ini, adanya peningkatan pada back pressure di saluran pembuangan gas akan membuat katup EGR terbuka dan menurunkan backpressure untuk menjaga keseimbangan aliran gas buang.

Selain katup EGR positif, juga terdapat katup EGR negatif yang memiliki sistem kerjasama seperti katup EGR positif. Namun, pengontrolan katup terjadi saat back pressure menurun.

Reservasi Sekarang

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami,
cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️

Loading...
Cabang :
Service :
  • Pulse width modulated electronic EGR Valve (1980 awal)

Katup dengan tipe ini pertama kali digunakan pada tahun 1984 dengan menggunakan solenoida pulse width-modulated untuk mengontrol EGR. Melalui sistem ini akan menghasilkan sinyal kevakuman yang bervariasi dan dapat mengatur kerja sistem EGR dengan akurat.

  • Katup EGR elektronik (akhir 1980-1990)

Sistem katup EGR digital menggunakan kevakuman dalam untuk membuka katup, tetapi aliran sirkulasi gas buang dikontrol melalui komputer.

  • Katup EGR Linier (1990-sekarang)

Sistem katup EGR linear memanfaatkan stepper motor untuk mengontrol aliran sirkulasi gas buang. Sistem ini memiliki keunggulan, dapat bekerja secara bebas tanpa tergantung dengan kevakuman mesin.

  • Mesin tanpa katup EGR

Mesin kendaraan modern tidak menggunakan katup EGR, tetapi memanfaatkan Variable Valve Timing. VVT dapat mengatur pembukaan katup yang dapat memberikan efek sama seperti sistem katup EGR.

Baca Juga: Pengertian VVTI , Fungsi, dan Manfaat Pada Mesin Mobil Anda

Fungsi Katup EGR

Katup EGR berfungsi untuk mengurangi pembentukan gas karbon dengan cara mensirkulasikan sejumlah kecil gas buang kembali ke dalam ruang bakar melalui intake manifold. Jumlah gas buang yang berhasil disirkulasikan intake manifold cukup untuk memecah campuran bahan bakar dan udara sehingga akan memberikan efek mendinginkan temperatur ruang pembakaran. Tentu saja hal ini akan membuat temperatur ruang bakar berada di bawah suhu 1500 derajat sehingga dapat mengurangi pembentukan gas NOx.

Efek Katup EGR Kotor

katup egr kotor (2)

Katup EGR kotor dapat menyebabkan EGR menjadi rusak dan tidak berfungsi. Kondisi yang dapat diamati jika katup EGR kotor diantaranya seperti:

  • Idle Mesin Kasar

Idle mesin yang kasar dapat disebabkan karena katup EGR kotor sehingga katup tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik karena tertutup oleh kerak karbon.

  • NOx pada asap knalpot meningkat

Mesin diesel terbaru umumnya menghasilkan gas buang tanpa menghasilkan asap knalpot. Jika kendaraan Anda mengeluarkan asap knalpot yang berlebihan dan hitam pekat maka ada baiknya untuk memperhatikan katup EGR mesin anda untuk menghindari masalah lebih lanjut.

  • Mesin knocking

Mesin knocking juga dapat terjadi karena sistem EGR yang tidak bekerja, hal ini terjadi karena saluran knalpot pada katup EGR kotor tertutup lapisan karbon sehingga menyebabkan katup EGR tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

  • Performa Mesin Menurun

Kendaraan yang terasa lebih lambat dan jumlah akselerasi berkurang tidak sama seperti dulu kemungkinan disebabkan karena kondisi katup EGR kotor dan rusak.

  • Lampu Indikator Engine Menyala

Kendaraan diesel memiliki Ecu yang dapat mengontrol seluruh parameter mesin bekerja dengan kondisi baik. Jika lampu indikator mesin menyala maka kemungkinan terdapat masalah pada katup EGR mesin kendaraan Anda.

Tidak hanya itu saja, katup EGR kotor pada mesin diesel juga akan menimbulkan masalah pada sistem EGR seperti mesin yang susah hidup karena katup EGR yang terbuka dan menyebabkan kebocoran pada saluran intake manifold. Jika mesin berhasil hidup dan mengalami knocking, juga mengalami masalah pada sistem EGR. Kendati demikian, kendaraan yang sudah dilengkapi dengan sistem EGR OBD II dapat memunculkan kode DTC random misfire Po300 yang berarti terdapat kebocoran pada idle dan gas knalpot.

Gejala Akibat Katup EGR Kotor

Gejala yang dapat dilihat akibat katup EGR kotor pada mesin diesel Anda dapat seperti hal berikut ini yaitu:

  • Idle yang kasar saat mesin dihidupkan (mesin dalam kondisi dingin).
  • Konsumsi bahan bakar yang terasa boros.
  • Saat menjalankan kendaraan, bau bahan bakar sangat menusuk.
  • Gagal saat menjalani uji emisi gas buang.
  • Lampu indikator kerusakan menyala pada dasbor kendaraan.

Mencegah Katup EGR Kotor

Agar tidak terjadi kerusakan terhadap Katup EGR maka Anda dapat membersihkan katup EGR Anda untuk menghindari kerusakan lebih lanjut terhadap sistem EGR. Perlu diingat ada baiknya dalam membersihkan katup EGR kotor mesin diesel anda hindari pembersih yang bersifat korosif.

Untuk pembersihan di bagian katup EGR hingga komponen pembakaran lainnya, Anda patut untuk mencoba layanan Jet Clean di Dokter Mobil. Melalui Jet Clean, komponen ruang akan dibersihkan dengan maksimal hingga kerak karbon yang menumpuk tak tersisa. Selain itu, layanan Jet Clean juga menyediakan pemeriksaan mobil hingga di 32 titik secara GRATIS sehingga Anda bisa lebih memahami jika terdapat komponen yang bermasalah dan dapat mencegah kerusakan lebih lanjut.

Lakukan reservasi Jet Clean Dokter Mobil (klik di sini) atau hubungi Kontak Dokter Mobil via WhatsApp untuk memastikan kebersihan ruang pembakaran dan EGR dari kerak karbon yang dapat berakibat pada performa akselerasi mobil kesayangan Anda.

Pertanyaan Seputar Jet Clean Dokter Mobil

Jet Clean adalah membersihkan seluruh bagian yang berhubungan dengan ruang bakar, seperti piston, valve dan intake, injector, throttle body, catalytic converter dan EGR untuk mobil bermesin diesel.
Untuk harga yang dibanderol terkait layanan Jet Clean di Dokter Mobil, anda bisa langsung menghubungi kontak CS Dokter Mobil. CS kami akan senang hati untuk menjelaskan berbagai pertanyaan Anda seputar layanan Jet Clean ini.
Jet Clean bertujuan untuk mengembalikan performa mobil lama anda seperti baru kembali. Proses Jet Clean merupakan pembersihan kerak karbon sisa dari pembakaran, di beberapa komponen yang terhubung ruang bakar hingga saluran Injector. Karena kerak karbon yang menumpuk merupakan penyebab dari tenaga mobil berkurang, mengelitik, dan boros.
Tune up di bengkel-bengkel lain juga turut serta melakukan proses pergantian oli. Proses pergantian oli secara konvensional ini umumnya masih menyisakan sisa oli di pompa oli dan dinding mesin hingga mencapai 900 ml! Dokter Mobil memiliki cara mutakhir untuk mengganti oli agar lebih maksimal, yakni Cuci Darah. Cuci Darah merupakan metode penggantian oli mesin dengan cara dirontokkan sisa oli dan disedot hingga oli terkuras dengan bersih. Untuk performa yang lebih memuaskan untuk mobil kesayangan Anda, disarankan untuk mencoba layanan Jet Clean serta Cuci Darah di Dokter Mobil.

Anda juga bisa langsung kunjungi cabang-cabang Bengkel Dokter Mobil terdekat dari wilayah Anda untuk perawatan secara langsung seputar permasalahan komponen pembakaran yang kotor, seperti EGR.

CabangAlamat LengkapKontak Kami

Kelapa Gading 2

Ruko Gading Lavender No.88D, Jl. Pegangsaan Dua No.169, RT.4/RW.3, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, North Jakarta City, Jakarta 14250

Bintaro

Graha Nusantara, Ruko, Jl. RC. Veteran Raya No.8i, RT.3/RW.7, Bintaro, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12330

Cirendeu

Jl. Raya Cirendeu No.2A, RW.3, Cireundeu, Kec. Ciputat Tim., Kota Tangerang Selatan, Banten 15419

Kelapa Gading

Jalan Boulevard Raya Blok QJ 1 No. 17, RT.12/RW.15, West Kelapa Gading, Kelapa Gading, North Jakarta City, Jakarta 14240

Depok

Jl. H. Asmawi No.98, Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16425

Serpong

Ruko Paramount Gadget, Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No.7, Curug Sangereng, Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 15311

BSD

Jl. Ciater Bar. No.182, Buaran, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310

Alam Sutera

Jl. Raya Serpong No.KM.7 No.88, RT.2/RW.1, Pakualam, Kec. Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten 15320

Bekasi

Service, Mobil, Jl. Inspeksi Kalimalang No.8C, RT.2/RW.11, Pd. Klp., Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13450

Bekasi 2

Jl. Raya Narogong KM. 5, Jl. Asrama Yonif 202 Tajimalela No.Depan, RT.002/RW.001, Bojong Menteng, Kec. Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17116

Penutup

Agar katup EGR mesin tetap berfungsi dengan baik, pastikan anda selalu mengecek dan memberikan perawatan pada katup EGR agar tidak menimbulkan masalah. Pasalnya biaya yang dikeluarkan untuk menangani kerusakan katup akibat katup EGR yang kotor cukup merogoh kocek yang dalam. Oleh karena itu ada baiknya melakukan perawatan untuk mencegah terjadinya kerusakan dengan membersihkan katup EGR pada mobil diesel kesayangan Anda melalui layanan Jet Clean di Dokter Mobil.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 7865

No votes so far! Be the first to rate this post.

Ingin Reservasi
Sekarang ?

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️


Hubungi CS Sekarang

Penulis Sejak Sept 2021

Dokter Mobil | Bengkel Mobil Terdekat - Spesialis Upgrade Performance - Logo

Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *