New Year 2022 Countdown

Days
Hours
Minutes
Ada Banyak Sekali Hal Penyebab Mobil Injeksi Boros Bensin Sehingga Harus Sering Isi Bahan Bakar

Harus Tahu! Ini Penyebab Mobil Injeksi Boros Bensin

Biasanya penyebab mobil injeksi boros adalah adanya komponen yang tidak bisa bekerja dengan baik.

Akibatnya, mesin membutuhkan lebih banyak energi.

Lantas apa saja komponen tersebut? Dan bagaimana mengatasinya?

Mobil injeksi terkenal dengan konsumsi bahan bakarnya yang tergolong irit.

Namun beberapa masalah dapat menyebabkannya menjadi lebih boros BBM.

Celakanya, seringkali peningkatan konsumsi BBM ini diiringi dengan performa mobil yang menurun.

Faktor Penyebab Mobil Injeksi Boros Bahan Bakar

Infografis Penyebab Mobil Injeksi Boros

Konsumsi bahan bakar mobil yang lebih tinggi akan menyebabkan naiknya biaya untuk pembelian bensin.

Selain itu, waktu pun akan terbuang karena harus lebih sering ke SPBU. Dan yang lebih parah lagi, performa mobil makin lama akan makin turun.

Oleh sebab itu, mencari dan mengatasi penyebab masalah ini wajib dilakukan. Dengan demikian, solusi terbaik akan didapatkan. Adapun beberapa hal yang menjadi penyebab munculnya masalah ini antara lain adalah:

  1. Filter Udara Kotor

    Kotornya filter udara akan menghambat aliran udara ke ruang pembakaran. Akibatnya, pembakaran menjadi tidak sempurna, dan energi yang dihasilkan pun menjadi tidak sempurna.

    Hal ini menyebabkan mesin membutuhkan lebih banyak bensin untuk menghasilkan besar energi yang ideal.

    Ciri dari masalah pada filter udara yang kotor adalah mesin boros BBM dan diiringi dengan adanya gejala ngelitik.

    Jika tidak diatasi dengan segera, masalah ini akan menyebabkan masalah-masalah lain seperti brebet dan mogok.
    Biasanya Mobil Injeksi Boros Bensin Karena Filter Udaranya Kotor

    Solusi
    Untuk mengatasi masalah ini bisa dilakukan dengan mengganti filter udara.

    Namun jika dirasa filter udara bisa dibersihkan, silahkan mengganti membersihkan filter udara dengan cara menyemprotkannya dengan udara dari kompresor angin.

  2. Kerak di Ruang Mesin

    Kerak, terutama karbon di dalam ruang mesin dapat terjadi karena pembakaran yang tidak sempurna.

    Akibatnya residu karbon menumpuk di ruang mesin. Kerak karbon akan menyebabkan ruang bakar menyempit dari kondisi normalnya.

    Penyempitan ini memang kecil, namun akan menyebabkan perubahan performa dan konsumsi bahan bakar secara drastis.
    Tumpukan Karbon di Ruang mesin Dapat Menyebabkan Penurunan Efektivitas Konsumsi Bahan Bakar

    Solusi
    Untuk menghilangkan karbon di ruang mesin maupun di ruang pembakaran bisa dengan melakukan tune UP. Pastikan memilih tune UP yang bisa membersihkan semuanya dengan tuntas.

    Dengan demikian, kondisi mesin dan ruang bakar benar-benar bisa kembali seperti baru.

  3. Lubang Nozzle Injektor Bermasalah

    Ketika lubang nozzle injektor tersumbat maka aliran bensin yang masuk ke sistem injeksi akan kurang dari yang seharusnya.

    Akibatnya, mesin tidak mendapatkan suplai bahan bakar yang ideal. Konsumsi bahan bakar pun menjadi lebih tinggi.

    Selain masalah sumbatan di nozzle, bocornya nozzle juga menyebabkan lebih banyak bensin yang terbakar.

    Padahal tidak semua energi yang dihasilkan bisa diproses oleh mesin mobil. Hal inilah yang menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi lebih tinggi.
    Lubang Injektor yang Tersumbat ataupun Bocor Akan Menyebabkan Konsumsi Bahan Bakar Menjadi Kacau

    Solusi
    Untuk mengatasi hal ini, penggantian lubang kepala nozzle injektor perlu dilakukan. Dengan demikian suplai bensin yang masuk kembali ideal.

  4. Mesin Tidak Bisa Bekerja Optimal

    Penyebab utama dari kasus tiba-tiba mobil injeksi boros bensin adalah karena mesin tidak bisa optimal bekerja.

    Misalnya karena overheating sehingga performa turun. Hal tersebut menyebabkan mobil membutuhkan bahan bakar lebih banyak untuk mencapai performa ideal.

    Hal lain yang menjadi sumber masalah adalah adanya part mesin yang rusak atau bermasalah.

    Hal tersebut menyebabkan beban mesin meningkat. Dibutuhkan bahan bakar lebih banyak untuk mencapai titik tertentu.
    Beberapa Faktor Menyebabkan Beban Mesin Bertambah Sehingga Konsumsi Bahan Bakar Menjadi Lebih Tinggi

    Solusi
    Mesin harus dikembalikan kondisinya seperti baru. Misalnya dengan memperbaiki radiator rusak penyebab overheating, melakukan ganti oli, ataupun melakukan flushing.

  5. Settingan ECU Tidak Sesuai

    ECU mengontrol banyak hal diĀ  mobil. Salah satunya mengontrol komposisi udara dalam proses pembakaran.

    Jika settingan ini salah set maka proses pembakaran menjadi tidak sempurna. Dan akan menyebabkan mesin memiliki kebutuhan lebih besar akan bahan bakar untuk mencapai titik performa ideal.
    ECU Sebagai Otak Mobil Mengendalikan Bagaimana Tiap Komponen Bekerja Dalam Mengolah BBM

    Solusi
    Reset ECU diperlukan agar settingannya kembali seperti pabrikan. Atau bisa diset dengan settingan piggyback PRO agar konsumsi bahan bakarnya diatur dengan komposisi yang jauh lebih hemat.

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengembalikan konsumsi bahan bakar agar jadi lebih hemat.

Jika ada hal seputar konsumsi bahan bakar mobil yang hendak ditanyakan, silahkan menghubungi Dokter Mobil dengan menuliskan pertanyaan di kolom komentar.

Atau dengan chat kami melalui fitur chat yang ada di pojok kanan bawah.

Demikianlah beberapa hal yang menjadi penyebab mobil injeksi boros bahan bakar. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua. Senang bisa menjadi sumber informasi bagi banyak orang.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest Posts

Perbedaan Tune Up dan Servis Berkala! Anda Perlu Tahu
Apa Pengertian Tune up, Manfaat, & Kriteria Bengkel Yang Tepat!
Komponen Kaki Kaki Mobil Dan tips Merawatnya!
Tips Dan Cara Merawat Kompresor AC Mobil Agar Awet!
Cara Merawat Ac Mobil Sesuai Rekomendasi Bengkel Mobil Spesialis!