📢 SELAMAT!! Kamu dapat promo service special di Dokter Mobil! Ambil promo-nya dengan cara klik di sinil Klik Disini   📢 Nantikan Promo Special Bulan Ini Untuk Domo Lovers, Lihat Promo Dengan Cara Klik Tombol Klik Disini   ⏩ Cek Juga Youtube Dokter Mobil Untuk Informasi Seputar Otomotif Klik Disini
bengkel mobil terdekat

Standar Rpm Mobil Avanza Naik-Turun? ini Penyebab dan Solusinya

standar rpm mobil avanza

Biasanya standar rpm mobil Avanza pada saat idle adalah sekitar 750 rpm, tetapi rpm bisa naik atau turun akibat dari beberapa hal.

Adapun hal yang menyebabkan rpm mobil Avanza naik-turun, salah satunya yaitu komponen Idle Speed Control (ISC) yang sudah aus atau rusak.

Padahal, ISC adalah komponen penting yang fungsinya untuk mengatur rpm, terlebih ketika menyalakan AC.

Biasanya, ISC yang digunakan untuk setiap jenis mobil pasti berbeda-beda bentuknya dan apabila ISC mengalami kerusakan parah, maka mesin mobil akan jadi tidak stabil.

Rpm pun kemudian akan mengalami naik-turun ke putaran 1500 – 2000 dan bisa juga menyebabkan mesin mobil mati mendadak karena rpm yang tiba-tiba turun.

Maka dari itu, sangat penting untuk Anda tahu apa sajakah hal yang menjadi penyebab rpm mobil Avanza milik Anda bisa dalam keadaan tidak stabil alias naik-turun.

Berikut adalah beberapa penyebab rpm Avanza mengalami naik turun:

Penyebab Standar Rpm Mobil Avanza Naik-Turun

  • Terjadi masalah di bagian Idle Speed

Penyebab pertama mengapa rpm mobil Avanza Anda naik-turun, yaitu terjadi masalah di bagian Idle Speed-nya.

Biasanya, jika terjadi masalah pada bagian Idle Speed akibat karena kotor atau sudah aus akan menyebabkan berkurangnya pasokan udara ke mesin yang membuatnya jadi tidak stabil.

Itulah mengapa, jika standar rpm Avanza normalnya adalah 750 rpm bisa mengalami kenaikan-penurunan.

Reservasi Sekarang

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami,
cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️

  • Bagian Mass Air Flow kotor

Penyebab rpm Avanza jadi naik-turun yang berikutnya yaitu bagian Mass Air Flow-nya sangat kotor dan harus dibersihkan, karena posisinya yang sebagai filter udara.

Tidak heran jika bagian ini sangat berpotensi cepat kotor mengingat fungsinya sebagai pemfilter udara. Apabila bagian Mass Air Flow kotor, maka sensor yang ada di sana tidak akan bisa mendeteksi dengan akurat.

Jika hal itu terjadi, maka akan berpengaruh pada volume bensin yang keluar dari injektor dan akan membuat rpm jadi naik-turun.

  • Malfungsi bagian Throttle Body 

Di beberapa kasus standar rpm mobil avanza naik-turun yaitu karena ada malfungsi di bagian Throttle Body yang ternyata kotor.

Masalah tersebut bisa lebih sering terjadi pada mobil yang sistem TAC atau biasa disebut dengan Driver by Wire. Tentu saja, jika terjadi masalah di bagian ini, pemilik harus lebih berhati-hati.

Solusi Penanganan Rpm Mobil Avanza Naik-turun

Ada banyak cara yang bisa dilakukan agar rpm mobil Anda kembali ke ke nilai standar rpm mobil Avanza seperti semula di angka 750 rpm.

Setidaknya ada dua cara yang kali ini akan dibahas. Apa saja kira-kira solusinya, ini dia ulasan singkatnya.

  • Cek bagian kompresor AC dan Fan yang bekerja

Cara pertama untuk menormalkan kembali nila standar rpm mobil avanza yaitu dengan dengan membuat magnetic clutch pada bagian kompresor AC.

Pada bagian tersebut diketahui berperan dalam memompa freon, tetapi perlu diingat dari  kalau beban kelistrikan akan langsung bertambah.

Namun ada kalanya, rpm mesin masih tetap stabil pada saat kedua komponen bekerja dengan sangat baik. ECU akan menyala secara otomatis untuk menaikkan idle dari mesin RPM-nya.

  • Ketika baterai melemah

Biasanya ketika tegangan normal baterai nilainya 12 Volt, maka mesin yang hidupnya normal bisa mencapai 14V.

Apabila beban kelistrikan mobil cukup banyak, maka secara otomatis voltase akan semakin banyak dibutuhkan.

Akibatnya, mesin rpm mengalami kenaikan dan bertujuan agar alternator bisa bekerja lebih ekstra untuk menyuplai listrik ke baterai.

Baca Juga : Ciri-ciri Bearing Kompresor AC Mobil Rusak

Selain dua hal di atas, ada beberapa cara yang bisa dilakukan jika standar rpm mobil Avanza mengalami kenaikan atau penurunan.

Beberapa cara itu adalah dengan selalu membersihkan filter yang sudah kotor dan kotor, lalu menggunakan bensin yang oktannya tinggi, dan terakhir jangan mengabaikan jadwal servis kendaraan Anda.

Namun yang paling penting jangan pernah lupa untuk selalu melakukan perawatan rutin dan jika ingin melakukan penggantian ISC sebaiknya dilakukan di bengkel resmi saja.

Mendeteksi Kerusakan ISC pada Mobil Avanza

Berikut beberapa cara untuk mendeteksi atau memeriksa apakah ISC pada mobil
Avanza sudah aus atau rusak:

1. Periksa RPM Mesin

  • Mesin idle tidak stabil: RPM mesin naik turun tanpa diinjak pedal gas.
  • RPM turun saat AC dihidupkan: Menandakan ISC tidak mampu mengimbangi beban tambahan dari AC.
  • Mesin mati saat idle: ISC tidak dapat menjaga putaran mesin minimum.

2. Lepaskan Kabel ISC

  • Lepaskan kabel ISC saat mesin idle.
  • Jika RPM mesin turun dan stabil, kemungkinan ISC bermasalah.

3. Gunakan Alat Diagnostic

  • Gunakan alat diagnostic untuk melihat nilai sensor ISC.
  • Nilai yang tidak sesuai menunjukkan kerusakan ISC.

4. Bersihkan ISC

  • Kotoran pada ISC dapat menyebabkannya malfunction.
  • Lepaskan ISC dan bersihkan dengan hati-hati menggunakan carb cleaner.

Tanda-tanda Malfungsi Throttle Body pada Mobil Avanza

Selain standar rpm yang naik-turun, berikut beberapa tanda-tanda lain yang menunjukkan bahwa Throttle Body pada mobil Avanza mengalami malfungsi:

  • Mesin tersendat-sendat: Aliran udara yang tidak terkontrol menyebabkan mesin tersendat saat akselerasi.
  • Performa mesin menurun: Akselerasi terasa lambat dan tarikan mesin lemah.
  • Konsumsi bahan bakar meningkat: Pembakaran bahan bakar tidak sempurna karena aliran udara yang tidak terkontrol.
  • Lampu indikator check engine menyala: Menandakan adanya kerusakan pada sistem mesin.

Pengaruh Lain pada Mesin Mobil Avanza jika Mass Air Flow Kotor

Selain standar rpm yang naik-turun, berikut beberapa pengaruh lain pada mesin mobil Avanza jika Mass Air Flow kotor:

  • Konsumsi bahan bakar meningkat: Sensor MAF yang kotor memberikan informasi yang salah tentang jumlah udara yang masuk ke mesin, sehingga ECU memberikan campuran bahan bakar yang tidak optimal.
  • Performa mesin menurun: Akselerasi terasa lambat dan tarikan mesin lemah.
  • Mesin tersendat-sendat: Aliran udara yang tidak akurat menyebabkan mesin tersendat saat akselerasi.
  • Lampu indikator check engine menyala: Menandakan adanya kerusakan pada sistem mesin.

Kesimpulan

ISC, Throttle Body, dan Mass Air Flow merupakan komponen penting dalam sistem intake mesin mobil Avanza. Kerusakan pada komponen-komponen ini dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti RPM mesin yang naik-turun, performa mesin menurun, dan konsumsi bahan bakar meningkat.

Dengan mengetahui tanda-tanda dan cara mendeteksi kerusakan pada komponen-komponen tersebut, Anda dapat segera melakukan perbaikan sehingga performa mesin mobil Avanza tetap optimal.

itulah penjelasan tentang penyebab dan solusi standar rpm mobil avanza yang naik turun. Semoga bermanfaat dan bagikan ke orang terdekat jika kamu rasa informasi ini penting

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Hubungi CS Sekarang

Ditinjau oleh team teknisi

Penulis Sejak Sept 2021

Dokter Mobil | Bengkel Mobil Terdekat - Spesialis Upgrade Performance - Logo

Artikel Lainnya

konsumsi bbm brio matic

Konsumsi BBM Brio Matic & Tips Hemat BBM

Pelajari tentang konsumsi BBM Honda Brio Matic, faktor yang memengaruhi, dan tips untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar kendaraan Anda. Konsumsi BBM Honda Brio Matic adalah

Links

‼️ FREE GENERAL CHECK UP ‼️

Saya mau ambil promo free general checkup!